Hari/Tanggal : Senin, 5 Januari 2026
Metode : diskusi, presentasi
Media : Video Pembelajaran, LKPD
IPAS
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu membuat denah sederhana rumah dan sekolah dengan
menggunakan simbol yang tepat.
Alur Tujuan Pembelajaran:
Peserta
didik mampu mengenal fungsi peta dan komponen-komponen dasar peta (judul,
legenda, skala, dan arah mata angin) secara sederhana.
Materi:
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu membuat denah sederhana rumah dan sekolah dengan menggunakan simbol yang tepat.
Alur Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu mengenal fungsi peta dan komponen-komponen dasar peta (judul, legenda, skala, dan arah mata angin) secara sederhana.
Materi:
Peta adalah gambaran permukaan bumi pada bidang datar (seperti kertas) yang diperkecil dengan skala tertentu. Jika kita ingin melihat gambaran yang lebih kecil seperti rumah atau sekolah, kita menggunakan Denah .
1. Fungsi Peta dan Denah
Peta dan denah memiliki fungsi utama yang sangat penting bagi kita:
Menunjukkan Lokasi: Membantu kita menemukan letak suatu tempat (misal: letak UKS di sekolah).
Menunjukkan Arah: Agar kita tidak tersesat saat menuju suatu tempat.
Menggambarkan Luas: Kita bisa melihat gambaran luas suatu area tanpa harus mengelilinginya secara langsung.
2. Komponen-Komponen Dasar Peta
Agar sebuah denah atau peta mudah dibaca, ada empat komponen utama yang harus ada:
A. Judul Peta
Judul berada di bagian atas dan menjelaskan apa isi dari gambar tersebut .
Contoh: “Denah Kelas 4 SD”, “Peta Lingkungan Sekolah”.
B. Arah Mata Angin (Orientasi)
Berfungsi sebagai penunjuk arah. Biasanya menggunakan simbol panah yang mengarah ke arah Utara (U) . Ini membantu kita menentukan posisi Timur, Selatan, dan Barat.
C. Skala
Skala adalah perbandingan ukuran pada gambar dengan ukuran aslinya di lapangan.
Contoh: Skala 1:100 berarti 1 cm di gambar mewakili 100 cm (1 meter) di dunia nyata.
D. Legenda (Simbol Peta)
Legenda adalah daftar penjelasan dari simbol-simbol yang digunakan pada denah. Karena kami tidak mungkin menggambar meja atau pohon secara detail, kami menggunakan simbol sederhana.
3. Simbol-Simbol dalam Denah
Berikut adalah beberapa contoh simbol yang umum digunakan saat membuat denah rumah atau sekolah:
| Objek | Simbol Sederhana |
| Pintu | Garis melengkung atau celah pada dinding |
| Jendela | Garis ganda pada dinding |
| Meja | panjang atau kotak |
| Tanaman/Taman | Lingkaran bergerigi atau simbol bunga |
| Kamar Mandi | Kotak dengan simbol air/keran |
1. Menjelaskan Arti Simbol Andi sedang melihat denah sekolah dan menemukan simbol kotak kecil berwarna hijau di pojok halaman. Untuk mengetahui bahwa simbol kotak hijau tersebut adalah "Taman Sekolah", bagian denah mana yang harus Andi lihat?
A. Judul PetaB. Skala
C. Legenda
D. Arah Mata Angin
2. Menentukan Posisi Ruangan Rani ingin menunjukkan letak ruang perpustakaan yang berada di sebelah utara ruang kelas. Agar orang yang membaca denahnya tidak bingung menentukan posisi utara, komponen apa yang wajib gambar Rani pada denahnya?
A. SkalaB. Arah Mata Angin
C. Nama Sekolah
D. Gambar Pohon
3. Fungsi Skala secara Sederhana Pada sebuah denah rumah, tertulis skala 1:100. Apa maksud atau kegunaan dari adanya skala tersebut dalam denah?
A. Untuk memberikan warna pada gambar rumah.B. Untuk menjelaskan siapa pemilik rumah tersebut.
C. Untuk membandingkan ukuran pada gambar dengan ukuran asli di lapangan.
D. Untuk menunjukkan arah jalan menuju rumah.
Kesimpulan
Penutup"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."
Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:
Posting Komentar