Jumat, 15 Mei 2026

Jum'at, 15 Mei 2026

      


Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia (Menulis)

Hari/Tanggal : Jum'at, 15 Mei 2026

Materi pokok: Menuliskan huruf, kata, dan kalimat sederhana dengan huruf tegak bersambung secara benar.

Media : Video Pembelajaran



Bahasa Indonesia (Menulis)


Tujuan Pembelajaran:

Menuliskan huruf, kata, dan kalimat sederhana dengan huruf tegak bersambung secara benar.

Menunjukkan kerapian dan keteraturan dalam menulis tegak bersambung.

Menumbuhkan sikap teliti, sabar, dan disiplin dalam berlatih menulis tegak bersambung. 


Materi: 


1. Pengertian

Menulis tegak bersambung adalah cara menulis dengan huruf-huruf yang saling terhubung antara satu huruf dengan huruf lainnya. Tulisan ini biasanya miring sedikit ke kanan dan terlihat rapi serta indah.


2. Tujuan Menulis Tegak Bersambung

Melatih keterampilan tangan dalam menulis. Membiasakan kerapian dan keteraturan.

Membuat tulisan lebih cepat karena huruf-huruf terhubung. Membentuk kebiasaan disiplin dan sabar.


3. Ciri-ciri Huruf Tegak Bersambung

Huruf ditulis miring ke kanan. Setiap hu8ruf saling terhubung dengan huruf lain dalam sebuah kata. Tidak ada huruf yang terpisah dalam sebuah kata. Bentuk huruf lentur, halus, dan seimbang.


4. Langkah-Langkah Menulis Tegak Bersambung

Duduk dengan posisi benar: badan tegak, kertas agak miring ke kiri. Pegang pensil/pena dengan benar: gunakan 3 jari (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Mulai dari huruf kecil: latih menulis a, b, c, … sampai z. Latih huruf besar: A, B, C, … sampai Z. Menulis kata sederhana: misalnya ibu, rumah, buku. Menulis kalimat: misalnya Saya suka menulis.

Latihan menulis 

1. Ibu beli ubi di pasar pagi.

2. Bibi lari bawa labu kuning.

3. Gajah jantan punya gading yang panjang.

4. Feri serta Vivi melihat zaitun segar.

5. Susi menghafal abjad dari buku itu.



ReFleksi:



Penutup:

"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."


Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selasa, 12 Mei 2026

Rabu, 13 Mei 2026

          

 

Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.

Mata Pelajaran : MTK, IPAS, B.Indonesia, SBDP 

Hari/Tanggal : Rabu, 13 Mei 2026

Materi pokok:  menyajikan data dalam bentuk diagram batang, Bentang Alam, Menulis dan merangkum Kosakata, merancang dan membuat karya seni rupa.

Media : Video Pembelajaran, LKPD


Matematika

Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik dapat menyajikan data dalam berbagai representasi visual seperti tabel, diagram gambar (piktogram), dan diagram batang.

Materi :





Materi: Penyajian Data dalam Bentuk Tabel, Piktogram, dan Diagram Batang

 

1. Apa itu Data?

Data adalah kumpulan informasi yang kita peroleh dari hasil pengamatan atau pencatatan.

Contoh data:

  • Jumlah siswa yang suka buah
  • Jenis hewan peliharaan
  • Hobi teman di kelas

2. Menyajikan Data dalam Tabel

Tabel digunakan untuk menyusun data agar rapi dan mudah dibaca.

Contoh: Data buah kesukaan siswa

Buah

Jumlah

Apel

5

Pisang

3

Mangga

4

👉 Tabel memiliki baris dan kolom.


3. Diagram Gambar (Piktogram)

Piktogram adalah penyajian data menggunakan gambar.

Contoh:
1 gambar = 1 siswa

Apel 🍎🍎🍎🍎🍎
Pisang 🍌🍌🍌
Mangga 🥭🥭🥭🥭

👉 Gambar harus memiliki arti yang jelas (misalnya 1 gambar = 1 data).

 

4. Diagram Batang

Diagram batang menggunakan batang (garis) untuk menunjukkan jumlah data.

Contoh Data

Jumlah buah kesukaan siswa:

  • Apel = 5 siswa
  • Pisang = 3 siswa
  • Mangga = 4 siswa

1. Diagram Batang Vertikal (Tegak)

Jumlah
  5 |        
  4 |               
  3 |              
  2 |              
  1 |              
    -----------------------
          Apel Pisang Mangga

Penjelasan:

  • Garis ke atas menunjukkan jumlah (angka)
  • Nama buah ada di bagian bawah
  • Tinggi batang menunjukkan banyak data
    👉 Apel paling tinggi = paling banyak

2. Diagram Batang Horizontal (Mendatar)

Apel    : █████ (5)


Pisang  : ███   (3)


Mangga  : ████  (4)

Penjelasan:

  • Batang ke samping menunjukkan jumlah
  • Semakin panjang batang = semakin banyak jumlahnya

5. Langkah Menyajikan Data

  1. Kumpulkan data
  2. Susun dalam tabel
  3. Ubah ke bentuk piktogram
  4. Ubah ke diagram batang

LATIHAN SOAL

Refleksi :


IPAS

Tujuan Pembelajaran :

Murid dapat mampu mengidentifikasi pengaruh bentang alam terhadap keragaman budaya.

Materi :


1. Apa Itu Bentang Alam? 

Bentang alam adalah bentuk permukaan bumi yang berbeda-beda. Di Indonesia, bentang alam sangat beragam, mulai dari pegunungan yang tinggi, dataran rendah yang luas, hingga daerah pantai yang berbatasan dengan laut.

2. Mengapa Bentang Alam Mempengaruhi Budaya? 

Manusia selalu beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan tempat tinggalnya agar bisa bertahan hidup. Cara manusia menyesuaikan diri inilah yang kemudian membentuk budaya, seperti cara berpakaian, bentuk rumah, hingga jenis makanan.

3. Contoh Pengaruh Bentang Alam terhadap Budaya:

  • Daerah Pantai:

    • Pekerjaan: Masyarakat biasanya bekerja sebagai nelayan atau penyedia jasa wisata.

    • Rumah: Banyak rumah panggung untuk menghindari air pasang.

    • Pakaian: Menggunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat karena cuaca yang panas.

    • Upacara Adat: Sering mengadakan upacara syukuran laut (Larung Sesaji).

  • Daerah Pegunungan/Dataran Tinggi:

    • Pekerjaan: Masyarakat bekerja sebagai petani sayur, perkebunan teh, atau peternak.

    • Rumah: Bangunan rumah cenderung tertutup dan memiliki atap yang tidak terlalu tinggi agar suhu di dalam tetap hangat.

    • Pakaian: Menggunakan pakaian yang tebal atau berlapis untuk melindungi diri dari udara dingin.

  • Daerah Dataran Rendah:

    • Pekerjaan: Sangat beragam, mulai dari bertani padi, bekerja di pabrik, hingga perkantoran.

    • Rumah: Biasanya memiliki ventilasi yang banyak agar udara segar bisa masuk karena suhu udara yang cukup panas.

Soal Latihan

  1. Jelaskan mengapa masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan cenderung menggunakan pakaian yang tebal!

  2. Mengapa mata pencaharian atau pekerjaan masyarakat di daerah pantai berbeda dengan masyarakat di daerah dataran rendah? Sebutkan contoh pekerjaannya!

  3. Sebutkan 2 ciri khas bentuk rumah adat yang biasanya ditemukan di daerah yang dekat dengan perairan atau pantai!

  4. Menurut pendapatmu, apakah bentang alam mempengaruhi jenis makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat? Berikan alasannya!

  5. Bagaimana sikap yang sebaiknya kita tunjukkan terhadap keragaman budaya yang disebabkan oleh perbedaan bentang alam di Indonesia?


Refleksi :

Bahasa Indonesia

Tujuan Pembelajaran :

murid mampu membuat cerita singkat tentang sahabat atau temen baru.

Materi :




Materi Pembelajaran: Menulis Cerita Tentang Sahabat

1. Apa itu Cerita Singkat? Cerita singkat adalah tulisan yang menceritakan satu kejadian atau pengalaman. Cerita biasanya terdiri dari awal, tengah, dan akhir.

2. Hal-hal yang Perlu Ada dalam Cerita Sahabat:

  • Nama Sahabat: Siapa nama temanmu?

  • Ciri-ciri : Bagaimana rupanya atau sifatnya? (Contoh: rambut keriting, dia sangat lucu, atau dia pintar menggambar).

  • Kegiatan Bersama: Apa yang sering kalian lakukan bersama? (Contoh: bermain sepeda, belajar kelompok, atau makan bekal bersama).

  • Perasaan: Bagaimana perasaanmu memiliki sahabat seperti dia?

3. Contoh Cerita Singkat:

Sahabat Baruku, Doni

Namaku Aris. Hari ini aku punya teman baru di kelas bernama Doni. Doni pindah dari kota Bandung. Dia memiliki rambut lurus dan memakai kacamata. Doni adalah anak yang sangat ramah.

Saat jam istirahat, kami duduk bersama di bawah pohon besar. Aku membagi kue kering yang dibawakan ibu untuknya. Kami membahas tentang hobi kami. Ternyata, kami sama-sama suka bermain sepak bola. Aku merasa sangat senang karena sekarang aku punya sahabat baru yang baik hati.


Soal Latihan (Esai)

Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang jelas!

  1. Tuliskan nama lengkap atau nama panggilan sahabat baikmu, dan jelaskan sudah berapa lama kalian berteman!

  2. mengisyaratkan 3 ciri fisik atau sifat yang dimiliki oleh sahabatmu tersebut!

  3. Ceritakan satu kegiatan paling efektif yang pernah kamu lakukan bersama temanmu!

  4. Mengapa kamu memilih dia sebagai sahabat baikmu? menjelaskan penjelasannya!

  5. Buatlah sebuah paragraf pendek (3-5 kalimat) yang menceritakan tentang perkenalanmu dengan seorang teman baru!

 Refleksi:


SBDP

Tujuan Pembelajaran :

murid dapat memberikan respon terhadap kejadian sehari hari dan lingkungan sekitar melalui karya seni rupa yang memberikan dampak positif bagi dirinnya dan lingkungan.

Materi :




1. Mengamati Kejadian Sehari-hari

Seni rupa bukan hanya tentang menggambar pemandangan, tetapi juga cara kita merespons apa yang kita lihat setiap hari.

  • Contoh: Melihat banyak sampah plastik di taman, melihat bunga yang mekar di halaman sekolah, atau melihat teman yang sedang bergotong royong.

  • Respon Seni: Kita bisa menuangkan perasaan kita terhadap kejadian tersebut ke dalam bentuk gambar, warna, atau prakarya.

2. Karya Seni yang Berdampak Positif

Karya seni yang baik adalah karya yang memberikan manfaat, baik bagi pembuatnya maupun orang lain.

  • Bagi Diri Sendiri: Membuat kita merasa senang, bangga, dan melatih kreativitas.

  • Bagi Lingkungan: Mengajak orang lain menjaga kebersihan, memperindah ruangan, atau mengurangi limbah dengan cara daur ulang.

3. Membuat Karya dari Bahan Bekas (Eco-Art)

Salah satu cara memberikan dampak positif bagi lingkungan adalah dengan teknik Daur Ulang (Recycle) . Kita bisa mengubah barang yang sudah tidak terpakai menjadi karya seni rupa yang indah dan berguna.

Contoh Proyek Kreatif:

  • Tempat Pensil dari Botol Plastik: Menghias botol bekas menjadi wadah alat tulis agar meja belajar lebih rapi.

  • Pot Tanaman dari Kaleng Bekas: Melukis kaleng bekas dengan warna-warna cerah untuk menanam bunga, sehingga lingkungan lebih asri.

  • Kolase dari Ranting dan Daun Kering: Memanfaatkan sisa alam di sekitar untuk membuat gambar dekoratif yang indah.

4. Pesan dalam Karya Seni

Kita bisa menambahkan pesan positif dalam karya kita agar orang yang melihatnya terinspirasi.

  • Contoh Pesan: "Buanglah Sampah di Tempatnya", "Sayangi Tanaman", atau "Sekolahku Bersih, Hatiku Senang".

  • Teknik: Pesan ini bisa ditulis dengan huruf dekoratif yang menarik di dalam poster atau hiasan dinding.


 Latihan Soal 

  1. Bayangkan satu contoh kejadian di lingkungan sekitarmu yang bisa dijadikan inspirasi untuk membuat karya seni! Mengapa kamu memilih kejadian tersebut?
  2. Menjelaskan apa yang dimaksud dengan karya seni yang memberikan dampak positif bagi diri sendiri!

  3. Mengapa memanfaatkan barang bekas untuk membuat prakarya dianggap sebagai tindakan yang menyelamatkan lingkungan? jelaskan alasanmu!

  4. Jika kamu melihat taman sekolah yang terlihat gersang dan penuh sampah plastik, karya seni apa yang ingin kamu buat untuk membantu memperbaiki keadaan tersebut?

  5. menukar 3 bahan alam atau bahan bekas yang ada di sekitarmu yang bisa diubah menjadi hiasan dinding yang indah!


Refleksi :


Penutup

"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."

Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Selasa, 12 Mei 2026

       

 

Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.

Mata Pelajaran :  B.Indonesia, P.Pancasila, MTK 

Hari/Tanggal : Selasa, 12 Mei 2026

Materi pokok: Menulis dan merangkum Kosakata, manfaat kerja sama sebagai alat pemersatu bangsa, menyajikan data dalam bentuk diagram batang

Media : Video Pembelajaran, LKPD


Bahasa Indonesia

Tujuan Pembelajaran :

murid mampu membuat cerita singkat tentang sahabat atau temen baru.

Materi :




Materi Pembelajaran: Menulis Cerita Tentang Sahabat

1. Apa itu Cerita Singkat? Cerita singkat adalah tulisan yang menceritakan satu kejadian atau pengalaman. Cerita biasanya terdiri dari awal, tengah, dan akhir.

2. Hal-hal yang Perlu Ada dalam Cerita Sahabat:

  • Nama Sahabat: Siapa nama temanmu?

  • Ciri-ciri : Bagaimana rupanya atau sifatnya? (Contoh: rambut keriting, dia sangat lucu, atau dia pintar menggambar).

  • Kegiatan Bersama: Apa yang sering kalian lakukan bersama? (Contoh: bermain sepeda, belajar kelompok, atau makan bekal bersama).

  • Perasaan: Bagaimana perasaanmu memiliki sahabat seperti dia?

3. Contoh Cerita Singkat:

Sahabat Baruku, Doni

Namaku Aris. Hari ini aku punya teman baru di kelas bernama Doni. Doni pindah dari kota Bandung. Dia memiliki rambut lurus dan memakai kacamata. Doni adalah anak yang sangat ramah.

Saat jam istirahat, kami duduk bersama di bawah pohon besar. Aku membagi kue kering yang dibawakan ibu untuknya. Kami membahas tentang hobi kami. Ternyata, kami sama-sama suka bermain sepak bola. Aku merasa sangat senang karena sekarang aku punya sahabat baru yang baik hati.


Soal Latihan (Esai)

Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang jelas!

  1. Tuliskan nama lengkap atau nama panggilan sahabat baikmu, dan jelaskan sudah berapa lama kalian berteman!

  2. mengisyaratkan 3 ciri fisik atau sifat yang dimiliki oleh sahabatmu tersebut!

  3. Ceritakan satu kegiatan paling efektif yang pernah kamu lakukan bersama temanmu!

  4. Mengapa kamu memilih dia sebagai sahabat baikmu? menjelaskan penjelasannya!

  5. Buatlah sebuah paragraf pendek (3-5 kalimat) yang menceritakan tentang perkenalanmu dengan seorang teman baru!

 Refleksi:


Pendidikan Pancasila

Tujuan Pembelajaran :

Murid dapat menunjukkan sikap kerja sama dalam keberagaman sosial dan budaya di lingkungan sekolah.

Materi :


Menjalin Kerja Sama dalam Keberagaman di Sekolah

Lingkungan sekolah adalah tempat bertemunya berbagai individu yang memiliki latar belakang berbeda. Keberagaman ini dapat terlihat dari perbedaan suku bangsa, agama, bahasa daerah, hingga hobi dan kebiasaan sehari-hari. Meskipun setiap teman memiliki perbedaan, hal tersebut bukanlah penghalang untuk bersatu. Sebaliknya, perbedaan yang ada justru menjadi kekayaan yang membuat suasana sekolah menjadi lebih berwarna dan menarik.

Salah satu cara terbaik untuk menghargai perbedaan tersebut adalah dengan menerapkan sikap kerja sama. Kerja sama merupakan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama dengan dilandasi rasa ikhlas. Di sekolah, kerja sama dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti melaksanakan piket kelas bersama, mengerjakan tugas kelompok, hingga gotong royong membersihkan halaman sekolah.

Ketika kita bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan lebih cepat selesai. Selain itu, kerja sama juga memupuk rasa persaudaraan dan menciptakan kerukunan. Dengan saling membantu, kita belajar untuk saling memahami dan menghormati keunikan satu sama lain. Sikap ini mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga yang menekankan pada persatuan Indonesia. Siswa yang mampu bekerja sama dengan baik menunjukkan bahwa mereka adalah anak yang rendah hati dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.


Latihan Soal 

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat pada pertanyaan di bawah ini!

    Refleksi :






    Matematika

    Tujuan Pembelajaran :

    Peserta didik dapat menyajikan data dalam berbagai representasi visual seperti tabel, diagram gambar (piktogram), dan diagram batang.

    Materi :





    Materi: Penyajian Data dalam Bentuk Tabel, Piktogram, dan Diagram Batang

     

    1. Apa itu Data?

    Data adalah kumpulan informasi yang kita peroleh dari hasil pengamatan atau pencatatan.

    Contoh data:

    • Jumlah siswa yang suka buah
    • Jenis hewan peliharaan
    • Hobi teman di kelas

    2. Menyajikan Data dalam Tabel

    Tabel digunakan untuk menyusun data agar rapi dan mudah dibaca.

    Contoh: Data buah kesukaan siswa

    Buah

    Jumlah

    Apel

    5

    Pisang

    3

    Mangga

    4

    👉 Tabel memiliki baris dan kolom.


    3. Diagram Gambar (Piktogram)

    Piktogram adalah penyajian data menggunakan gambar.

    Contoh:
    1 gambar = 1 siswa

    Apel 🍎🍎🍎🍎🍎
    Pisang 🍌🍌🍌
    Mangga 🥭🥭🥭🥭

    👉 Gambar harus memiliki arti yang jelas (misalnya 1 gambar = 1 data).

     

    4. Diagram Batang

    Diagram batang menggunakan batang (garis) untuk menunjukkan jumlah data.

    Contoh Data

    Jumlah buah kesukaan siswa:

    • Apel = 5 siswa
    • Pisang = 3 siswa
    • Mangga = 4 siswa

    1. Diagram Batang Vertikal (Tegak)

    Jumlah
      5 |        
      4 |               
      3 |              
      2 |              
      1 |              
        -----------------------
              Apel Pisang Mangga

    Penjelasan:

    • Garis ke atas menunjukkan jumlah (angka)
    • Nama buah ada di bagian bawah
    • Tinggi batang menunjukkan banyak data
      👉 Apel paling tinggi = paling banyak

    2. Diagram Batang Horizontal (Mendatar)

    Apel    : █████ (5)


    Pisang  : ███   (3)


    Mangga  : ████  (4)

    Penjelasan:

    • Batang ke samping menunjukkan jumlah
    • Semakin panjang batang = semakin banyak jumlahnya

    5. Langkah Menyajikan Data

    1. Kumpulkan data
    2. Susun dalam tabel
    3. Ubah ke bentuk piktogram
    4. Ubah ke diagram batang

    LATIHAN SOAL

    Refleksi :


    Penutup

    "Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."

    Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Minggu, 10 Mei 2026

Senin, 11 Mei 2026

         

 

Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.

Mata Pelajaran :  IPAS

Hari/Tanggal : Senin, 11 Mei 2026

Materi pokok: Bentang Alam 

Media : Video Pembelajaran, LKPD


IPAS

Tujuan Pembelajaran :

Murid dapat mampu mengidentifikasi pengaruh bentang alam terhadap keragaman budaya.

Materi :


1. Apa Itu Bentang Alam? 

Bentang alam adalah bentuk permukaan bumi yang berbeda-beda. Di Indonesia, bentang alam sangat beragam, mulai dari pegunungan yang tinggi, dataran rendah yang luas, hingga daerah pantai yang berbatasan dengan laut.

2. Mengapa Bentang Alam Mempengaruhi Budaya? 

Manusia selalu beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan tempat tinggalnya agar bisa bertahan hidup. Cara manusia menyesuaikan diri inilah yang kemudian membentuk budaya, seperti cara berpakaian, bentuk rumah, hingga jenis makanan.

3. Contoh Pengaruh Bentang Alam terhadap Budaya:

  • Daerah Pantai:

    • Pekerjaan: Masyarakat biasanya bekerja sebagai nelayan atau penyedia jasa wisata.

    • Rumah: Banyak rumah panggung untuk menghindari air pasang.

    • Pakaian: Menggunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat karena cuaca yang panas.

    • Upacara Adat: Sering mengadakan upacara syukuran laut (Larung Sesaji).

  • Daerah Pegunungan/Dataran Tinggi:

    • Pekerjaan: Masyarakat bekerja sebagai petani sayur, perkebunan teh, atau peternak.

    • Rumah: Bangunan rumah cenderung tertutup dan memiliki atap yang tidak terlalu tinggi agar suhu di dalam tetap hangat.

    • Pakaian: Menggunakan pakaian yang tebal atau berlapis untuk melindungi diri dari udara dingin.

  • Daerah Dataran Rendah:

    • Pekerjaan: Sangat beragam, mulai dari bertani padi, bekerja di pabrik, hingga perkantoran.

    • Rumah: Biasanya memiliki ventilasi yang banyak agar udara segar bisa masuk karena suhu udara yang cukup panas.

Soal Latihan

  1. Jelaskan mengapa masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan cenderung menggunakan pakaian yang tebal!

  2. Mengapa mata pencaharian atau pekerjaan masyarakat di daerah pantai berbeda dengan masyarakat di daerah dataran rendah? Sebutkan contoh pekerjaannya!

  3. Sebutkan 2 ciri khas bentuk rumah adat yang biasanya ditemukan di daerah yang dekat dengan perairan atau pantai!

  4. Menurut pendapatmu, apakah bentang alam mempengaruhi jenis makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat? Berikan alasannya!

  5. Bagaimana sikap yang sebaiknya kita tunjukkan terhadap keragaman budaya yang disebabkan oleh perbedaan bentang alam di Indonesia?


Refleksi :


Penutup

"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."

Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Kamis, 07 Mei 2026

Jum'at, 8 Mei 2026

     


Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.

Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia (Menulis)

Hari/Tanggal : Jum'at, 8 Mei 2026

Materi pokok: Menuliskan huruf, kata, dan kalimat sederhana dengan huruf tegak bersambung secara benar.

Media : Video Pembelajaran



Bahasa Indonesia (Menulis)


Tujuan Pembelajaran:

Menuliskan huruf, kata, dan kalimat sederhana dengan huruf tegak bersambung secara benar.

Menunjukkan kerapian dan keteraturan dalam menulis tegak bersambung.

Menumbuhkan sikap teliti, sabar, dan disiplin dalam berlatih menulis tegak bersambung. 


Materi: 


1. Pengertian

Menulis tegak bersambung adalah cara menulis dengan huruf-huruf yang saling terhubung antara satu huruf dengan huruf lainnya. Tulisan ini biasanya miring sedikit ke kanan dan terlihat rapi serta indah.


2. Tujuan Menulis Tegak Bersambung

Melatih keterampilan tangan dalam menulis. Membiasakan kerapian dan keteraturan.

Membuat tulisan lebih cepat karena huruf-huruf terhubung. Membentuk kebiasaan disiplin dan sabar.


3. Ciri-ciri Huruf Tegak Bersambung

Huruf ditulis miring ke kanan. Setiap hu8ruf saling terhubung dengan huruf lain dalam sebuah kata. Tidak ada huruf yang terpisah dalam sebuah kata. Bentuk huruf lentur, halus, dan seimbang.


4. Langkah-Langkah Menulis Tegak Bersambung

Duduk dengan posisi benar: badan tegak, kertas agak miring ke kiri. Pegang pensil/pena dengan benar: gunakan 3 jari (ibu jari, telunjuk, dan jari tengah). Mulai dari huruf kecil: latih menulis a, b, c, … sampai z. Latih huruf besar: A, B, C, … sampai Z. Menulis kata sederhana: misalnya ibu, rumah, buku. Menulis kalimat: misalnya Saya suka menulis.

Latihan menulis 

1. Ibu beli ubi di pasar pagi.

2. Bibi lari bawa labu kuning.

3. Gajah jantan punya gading yang panjang.

4. Feri serta Vivi melihat zaitun segar.

5. Susi menghafal abjad dari buku itu.



ReFleksi:



Penutup:

"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."


Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Rabu, 06 Mei 2026

Kamis, 7 Mei 2026

         

 

Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.

Mata Pelajaran :  B.Indonesia, P.Pancasila, MTK 

Hari/Tanggal : Kamis, 7 Mei 2026

Materi pokok: Manfaat kerja sama sebagai alat pemersatu bangsa, menyajikan data dalam bentuk diagram batang, mengamati dan mencatat kejadian sehari-hari

Media : Video Pembelajaran, LKPD


Pendidikan Pancasila

Tujuan Pembelajaran :

Murid dapat menunjukkan sikap kerja sama dalam keberagaman sosial dan budaya di lingkungan sekolah.

Materi :


Menjalin Kerja Sama dalam Keberagaman di Sekolah

Lingkungan sekolah adalah tempat bertemunya berbagai individu yang memiliki latar belakang berbeda. Keberagaman ini dapat terlihat dari perbedaan suku bangsa, agama, bahasa daerah, hingga hobi dan kebiasaan sehari-hari. Meskipun setiap teman memiliki perbedaan, hal tersebut bukanlah penghalang untuk bersatu. Sebaliknya, perbedaan yang ada justru menjadi kekayaan yang membuat suasana sekolah menjadi lebih berwarna dan menarik.

Salah satu cara terbaik untuk menghargai perbedaan tersebut adalah dengan menerapkan sikap kerja sama. Kerja sama merupakan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama dengan dilandasi rasa ikhlas. Di sekolah, kerja sama dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti melaksanakan piket kelas bersama, mengerjakan tugas kelompok, hingga gotong royong membersihkan halaman sekolah.

Ketika kita bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan lebih cepat selesai. Selain itu, kerja sama juga memupuk rasa persaudaraan dan menciptakan kerukunan. Dengan saling membantu, kita belajar untuk saling memahami dan menghormati keunikan satu sama lain. Sikap ini mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga yang menekankan pada persatuan Indonesia. Siswa yang mampu bekerja sama dengan baik menunjukkan bahwa mereka adalah anak yang rendah hati dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.


Latihan Soal 

Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat pada pertanyaan di bawah ini!

    Refleksi :


Matematika

Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik dapat menyajikan data dalam berbagai representasi visual seperti tabel, diagram gambar (piktogram), dan diagram batang.

Materi :





Materi: Penyajian Data dalam Bentuk Tabel, Piktogram, dan Diagram Batang

 

1. Apa itu Data?

Data adalah kumpulan informasi yang kita peroleh dari hasil pengamatan atau pencatatan.

Contoh data:

  • Jumlah siswa yang suka buah
  • Jenis hewan peliharaan
  • Hobi teman di kelas

2. Menyajikan Data dalam Tabel

Tabel digunakan untuk menyusun data agar rapi dan mudah dibaca.

Contoh: Data buah kesukaan siswa

Buah

Jumlah

Apel

5

Pisang

3

Mangga

4

👉 Tabel memiliki baris dan kolom.


3. Diagram Gambar (Piktogram)

Piktogram adalah penyajian data menggunakan gambar.

Contoh:
1 gambar = 1 siswa

Apel 🍎🍎🍎🍎🍎
Pisang 🍌🍌🍌
Mangga 🥭🥭🥭🥭

👉 Gambar harus memiliki arti yang jelas (misalnya 1 gambar = 1 data).

 

4. Diagram Batang

Diagram batang menggunakan batang (garis) untuk menunjukkan jumlah data.

Contoh Data

Jumlah buah kesukaan siswa:

  • Apel = 5 siswa
  • Pisang = 3 siswa
  • Mangga = 4 siswa

1. Diagram Batang Vertikal (Tegak)

Jumlah
  5 |        
  4 |               
  3 |              
  2 |              
  1 |              
    -----------------------
          Apel Pisang Mangga

Penjelasan:

  • Garis ke atas menunjukkan jumlah (angka)
  • Nama buah ada di bagian bawah
  • Tinggi batang menunjukkan banyak data
    👉 Apel paling tinggi = paling banyak

2. Diagram Batang Horizontal (Mendatar)

Apel    : █████ (5)


Pisang  : ███   (3)


Mangga  : ████  (4)

Penjelasan:

  • Batang ke samping menunjukkan jumlah
  • Semakin panjang batang = semakin banyak jumlahnya

5. Langkah Menyajikan Data

  1. Kumpulkan data
  2. Susun dalam tabel
  3. Ubah ke bentuk piktogram
  4. Ubah ke diagram batang

LATIHAN SOAL

Refleksi :



SBDP

Tujuan Pembelajaran :

murid dapat memilih dan memanfaatkan bahan bekas atau alami yang ada di sekitar untuk berkarya

Materi :




1. Mengenal Masalah di Lingkungan Sekitar

Setiap hari, kita pasti melihat benda-benda di sekitar kita. Terkadang kita melihat lingkungan yang bersih, tapi terkadang kita juga melihat sampah yang menumpuk. Sampah—terutama plastik—dapat merusak keindahan alam dan membahayakan makhluk hidup.

2. Memberi Respon Melalui Karya Seni

Sebagai siswa yang kreatif, kita dapat memberikan respon atau tanggapan terhadap keadaan lingkungan. Caranya bukan hanya dengan membersihkannya, tapi juga dengan Daur Ulang (Recycle) .

Daur Ulang adalah mengolah kembali barang bekas menjadi barang baru yang memiliki fungsi atau nilai seni.

3. Contoh Karya Seni yang Berdampak Positif

Dengan membuat karya seni dari barang bekas, kami memberikan dampak positif:

  • Bagi diri sendiri: Melatih kreativitas dan kesabaran.

  • Bagi lingkungan: Mengurangi jumlah sampah dan memperindah suasana.

Contoh ide karya seni:

  • Pot Tanaman Lucu: Dibuat dari botol plastik bekas yang dipotong dan dicat.

  • Tempat Pensil: Dibuat dari kaleng bekas atau gulungan tisu toilet yang dihias.

  • Kolase Alam: Menggunakan daun kering atau ranting yang jatuh untuk membuat gambar pemandangan.


 Latihan Soal 

Pilihlah jawaban yang paling benar dengan memberi tanda silang (X)!

1. Jika kita melihat banyak botol plastik berserakan di taman sekolah, sikap kreatif yang bisa kita lakukan adalah... 

 a. Membiarkannya saja karena bukan tugas kita 

b. Mengumpulkannya untuk dibuat menjadi kerajinan tangan 

c. Menendangnya sampai jauh 

d. Menunggu guru yang membersihkannya

2. Mengolah kembali barang bekas menjadi karya yang bermanfaat disebut dengan... 

 a. Membuang sampah 

b. Daur ulang 

c. Mencoret-coret 

d. Merusak alam

3. Manakah dari benda berikut yang termasuk barang bekas yang bisa dijadikan pot tanaman? A. Kertas tisu yang sudah basah 

b. Botol plastik bekas minuman 

c. Kulit pisang 

d. Daun segar yang masih di pohon

4. Apa dampak positif bagi lingkungan jika kita membuat karya seni dari barang bekas? 

 A. menjadi lingkungan lebih kotor 

b. Sampah di lingkungan menjadi berkurang 

c. Uang saku kita menjadi habis 

d. menjadi Lingkungan bau

5. Bahan alam yang bisa digunakan untuk membuat karya seni kolase tanpa merusak lingkungan adalah... 

 a. Memetik bunga yang sedang mekar di taman 

b. Menggunakan daun-daun kering yang sudah jatuh 

c. Mencabuti rumput di halaman sekolah 

d. Mematahkan dahan pohon yang masih hijau


Refleksi :


Penutup

"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."

Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh