Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.
Mata Pelajaran : B.Indonesia, P.Pancasila, MTK
Hari/Tanggal : Selasa, 12 Mei 2026
Materi pokok: Menulis dan merangkum Kosakata, manfaat kerja sama sebagai alat pemersatu bangsa, menyajikan data dalam bentuk diagram batang
Media : Video Pembelajaran, LKPD
Tujuan Pembelajaran :
murid mampu membuat cerita singkat tentang sahabat atau temen baru.
Materi :
Materi Pembelajaran: Menulis Cerita Tentang Sahabat
1. Apa itu Cerita Singkat? Cerita singkat adalah tulisan yang menceritakan satu kejadian atau pengalaman. Cerita biasanya terdiri dari awal, tengah, dan akhir.
2. Hal-hal yang Perlu Ada dalam Cerita Sahabat:
Nama Sahabat: Siapa nama temanmu?
Ciri-ciri : Bagaimana rupanya atau sifatnya? (Contoh: rambut keriting, dia sangat lucu, atau dia pintar menggambar).
Kegiatan Bersama: Apa yang sering kalian lakukan bersama? (Contoh: bermain sepeda, belajar kelompok, atau makan bekal bersama).
Perasaan: Bagaimana perasaanmu memiliki sahabat seperti dia?
3. Contoh Cerita Singkat:
Sahabat Baruku, Doni
Namaku Aris. Hari ini aku punya teman baru di kelas bernama Doni. Doni pindah dari kota Bandung. Dia memiliki rambut lurus dan memakai kacamata. Doni adalah anak yang sangat ramah.
Saat jam istirahat, kami duduk bersama di bawah pohon besar. Aku membagi kue kering yang dibawakan ibu untuknya. Kami membahas tentang hobi kami. Ternyata, kami sama-sama suka bermain sepak bola. Aku merasa sangat senang karena sekarang aku punya sahabat baru yang baik hati.
Soal Latihan (Esai)
Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang jelas!
Tuliskan nama lengkap atau nama panggilan sahabat baikmu, dan jelaskan sudah berapa lama kalian berteman!
mengisyaratkan 3 ciri fisik atau sifat yang dimiliki oleh sahabatmu tersebut!
Ceritakan satu kegiatan paling efektif yang pernah kamu lakukan bersama temanmu!
Mengapa kamu memilih dia sebagai sahabat baikmu? menjelaskan penjelasannya!
Buatlah sebuah paragraf pendek (3-5 kalimat) yang menceritakan tentang perkenalanmu dengan seorang teman baru!
Refleksi:
Tujuan Pembelajaran :
Murid dapat menunjukkan sikap kerja sama dalam keberagaman sosial dan budaya di lingkungan sekolah.
Materi :
Menjalin Kerja Sama dalam Keberagaman di Sekolah
Lingkungan sekolah adalah tempat bertemunya berbagai individu yang memiliki latar belakang berbeda. Keberagaman ini dapat terlihat dari perbedaan suku bangsa, agama, bahasa daerah, hingga hobi dan kebiasaan sehari-hari. Meskipun setiap teman memiliki perbedaan, hal tersebut bukanlah penghalang untuk bersatu. Sebaliknya, perbedaan yang ada justru menjadi kekayaan yang membuat suasana sekolah menjadi lebih berwarna dan menarik.
Salah satu cara terbaik untuk menghargai perbedaan tersebut adalah dengan menerapkan sikap kerja sama. Kerja sama merupakan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama dengan dilandasi rasa ikhlas. Di sekolah, kerja sama dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti melaksanakan piket kelas bersama, mengerjakan tugas kelompok, hingga gotong royong membersihkan halaman sekolah.
Ketika kita bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan lebih cepat selesai. Selain itu, kerja sama juga memupuk rasa persaudaraan dan menciptakan kerukunan. Dengan saling membantu, kita belajar untuk saling memahami dan menghormati keunikan satu sama lain. Sikap ini mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga yang menekankan pada persatuan Indonesia. Siswa yang mampu bekerja sama dengan baik menunjukkan bahwa mereka adalah anak yang rendah hati dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Latihan Soal
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat pada pertanyaan di bawah ini!
- Jumlah siswa yang suka buah
- Jenis hewan peliharaan
- Hobi teman di kelas
- Apel = 5 siswa
- Pisang = 3 siswa
- Mangga = 4 siswa
- Garis ke atas menunjukkan jumlah (angka)
- Nama buah ada di bagian bawah
- Tinggi batang menunjukkan banyak data
👉 Apel paling tinggi = paling banyak - Batang ke samping menunjukkan jumlah
- Semakin panjang batang = semakin banyak jumlahnya
- Kumpulkan data
- Susun dalam tabel
- Ubah ke bentuk piktogram
- Ubah ke diagram batang
Refleksi :
Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat menyajikan data dalam berbagai representasi visual seperti tabel, diagram gambar (piktogram), dan diagram batang.
Materi :
Materi: Penyajian Data dalam Bentuk Tabel, Piktogram, dan Diagram Batang
1. Apa itu Data?
Data adalah kumpulan informasi yang kita peroleh dari hasil pengamatan atau pencatatan.
Contoh data:
2. Menyajikan Data dalam Tabel
Tabel digunakan untuk menyusun data agar rapi dan mudah dibaca.
Contoh: Data buah kesukaan siswa
Buah | Jumlah |
Apel | 5 |
Pisang | 3 |
Mangga | 4 |
👉 Tabel memiliki baris dan kolom.
3. Diagram Gambar (Piktogram)
Piktogram adalah penyajian data menggunakan gambar.
Contoh:
1 gambar = 1 siswa
Apel 🍎🍎🍎🍎🍎
Pisang 🍌🍌🍌
Mangga 🥭🥭🥭🥭
👉 Gambar harus memiliki arti yang jelas (misalnya 1 gambar = 1 data).
4. Diagram Batang
Diagram batang menggunakan batang (garis) untuk menunjukkan jumlah data.
Contoh Data
Jumlah buah kesukaan siswa:
1. Diagram Batang Vertikal (Tegak)
Jumlah
5 | █
4 | █ █
3 | █ █ █
2 | █ █ █
1 | █ █ █
-----------------------
Apel Pisang Mangga
Penjelasan:
2. Diagram Batang Horizontal (Mendatar)
Apel : █████ (5)
Pisang : ███ (3)
Mangga : ████ (4)
Penjelasan:
5. Langkah Menyajikan Data
Penutup
"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."
Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar