Minggu, 03 Mei 2026

Senin, 4 Mei 2026

        

 

Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.

Mata Pelajaran :  IPAS

Hari/Tanggal : Senin, 4 Mei 2026

Materi pokok: Bentang Alam 

Media : Video Pembelajaran, LKPD


IPAS

Tujuan Pembelajaran :

Murid dapat membedakan ciri ciri dataran rendah dan daerah pantai serta pengaruhnya terhadap mata pencaharian masyarakat serta cara beradaptasi dengan kondisi alam

Materi :



Mengenal Dataran Rendah dan Daerah Pantai

Dataran rendah merupakan wilayah daratan yang luas dan memiliki ketinggian yang relatif rendah, biasanya berada di bawah 200 meter di atas permukaan laut. Wilayah ini umumnya memiliki permukaan tanah yang rata, sehingga sangat mudah untuk membangun berbagai sarana transportasi, pemukiman, dan pusat aktivitas penduduk. Karena kondisinya yang landai dan aksesnya yang mudah, dataran rendah sering menjadi pusat keramaian dan pembangunan kota.

Di sisi lain, daerah pantai adalah wilayah perbatasan langsung antara daratan dan lautan. Ciri utama daerah ini adalah adanya garis pantai, hamparan pasir atau bebatuan, serta hembusan angin laut yang cukup kencang. Suhu udara di pantai cenderung lebih panas dibandingkan dataran rendah karena lokasinya terbuka dan terpapar sinar matahari secara langsung tanpa banyak penghalang berupa rimbunnya pepohonan hutan.

Pengaruh Terhadap Mata Pencaharian

Perbedaan kondisi alam ini sangat mempengaruhi jenis pekerjaan yang dilakukan oleh masyarakat setempat. Di wilayah dataran rendah, masyarakat biasanya memanfaatkan kesuburan tanah dan kemudahan akses untuk bertani padi, berkebun palawija, atau bekerja di sektor industri dan perkantoran. Tanah yang datar memudahkan para petani mengelola sawah mereka dengan pengairan yang teratur.

Sementara itu, masyarakat yang tinggal di daerah pantai sangat bergantung pada kekayaan sumber daya laut. Sebagian besar penduduknya bekerja sebagai nelayan yang mencari ikan di laut, petani garam yang memanfaatkan penguapan udara laut, atau pembudidaya tambak udang dan bandeng. Selain itu, keindahan pemandangan pantai sering dimanfaatkan oleh masyarakat untuk membuka usaha di bidang pariwisata, seperti penginapan, pemandu wisata, atau pedagang cendera mata.

Cara Beradaptasi dengan Kondisi Alam

Manusia memiliki kemampuan luar biasa untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggalnya agar tetap merasa nyaman. Di dataran rendah, bentuk rumah penduduk biasanya memiliki banyak ventilasi dan jendela agar udara tetap segar. Karena akses transportasi yang mudah, masyarakat di sini terbiasa menggunakan kendaraan bermotor atau angkutan umum untuk melakukan perjalanan jauh di atas tanah yang rata.

Penduduk di daerah pantai memiliki cara adaptasi yang berbeda-beda. Karena suhu yang menyengat, masyarakat pantai sering mengenakan pakaian berbahan tipis dan menyerap keringat. Bentuk rumah di pesisir terkadang dibuat lebih tinggi atau memiliki atap dari bahan yang tidak menyerap panas untuk mengatasi hawa gerah. Selain itu, mereka harus selalu waspada terhadap kondisi pasang surut air laut dan angin kencang, sehingga pengetahuan tentang cuaca dan arah angin menjadi hal yang sangat penting dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Soal Latihan

  1. Menjelaskan perbedaan utama antara permukaan tanah di dataran rendah dengan permukaan tanah di daerah pantai!
  2. Mengapa masyarakat yang tinggal di daerah pantai lebih banyak bekerja sebagai nelayan dibandingkan menjadi petani padi?
  3. sebutkan satu contoh cara masyarakat di daerah pantai menyesuaikan diri dengan suhu udara yang panas di lingkungan mereka!
  4. sebutkan mata pencaharian di daerah dataran rendah dan jelaskan mengapa banyak pekerjaan tersebut?
  5. jelaskan perbedaan kesulitan masyarakat dataran rendah dan pantai dalam mencari pekerjaan?

Refleksi :


Penutup

"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."

Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar