Rabu, 29 April 2026

kamis, 30 April 2026

          

 

Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.

Mata Pelajaran :  P. Pancasila, SBDP, MTK

Hari/Tanggal : kamis, 30 April 2026

Materi pokok: Contoh kerjasama di lingkungan rumah dan sekolah, membuat karya seni rupa 2D dan 3D, menyajikan data dalam diagram batang.

Media : Video Pembelajaran, LKPD


Pendidikan Pancasila

Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik dapat menunjukan sikap kerjasama dalam kergaman sosial dan budaya di lingkungan sekolah.

Materi :





Materi: Kerja Sama dalam Keberagaman di Sekolah

1. Apa itu Keragaman?

Keragaman adalah perbedaan yang ada di sekitar kita, seperti:

  • Perbedaan suku
  • Perbedaan agama
  • Perbedaan bahasa
  • Perbedaan kebiasaan

Di sekolah, teman-teman kita berasal dari latar belakang yang berbeda suku, agama, Bahasa,ataupun budaya.


2. Apa itu Kerja Sama?

Kerja sama adalah kegiatan yang dilakukan bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama.

Contoh:

  • Membersihkan kelas bersama
  • Bermain dalam kelompok
  • Mengerjakan tugas kelompok

3. Pentingnya Kerja Sama dalam Keragaman

Walaupun kita berbeda, kita harus tetap bekerja sama.
Manfaat kerja sama:

  • Pekerjaan menjadi lebih ringan
  • Menambah teman
  • Menciptakan suasana rukun dan damai

4. Sikap yang Harus Ditunjukkan

Untuk menjaga kerja sama dalam keragaman, kita perlu:

  • Saling menghargai perbedaan
  • Tidak mengejek teman
  • Mau membantu teman
  • Mendengarkan pendapat orang lain
  • Bermain tanpa membeda-bedakan

5. Contoh Sikap di Sekolah

  • Bermain bersama teman tanpa memilih-milih
  • Bekerja kelompok dengan semua teman
  • Menghargai teman yang berbeda agama saat beribadah
  • Menggunakan bahasa yang sopan kepada semua teman

Latihan soal

  1. Jelaskan dengan bahasamu sendiri apa yang dimaksud dengan kerja sama?
  2. Mengapa kita harus bekerja sama dengan teman yang berbeda suku atau agama?
  3. Sebutkan 3 contoh sikap kerja sama yang dapat kamu lakukan di sekolah?
  4. Apa yang harus kamu lakukan jika temanmu memiliki pendapat yang berbeda saat kerja kelompok?
  5. Mengapa kita tidak boleh mengejek teman yang berbeda budaya?

 

Refleksi :



SBDP

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat menerapkan prinsip-prinsip keseimbangan dalam menyusun unsur-unsur seni rupa yang digunakan.

Materi:

Ada 3 jenis keseimbangan yang bisa kita gunakan saat menggambar atau membuat karya seni, yaitu:

1. Keseimbangan Simetris (Sama Sisi)

Keseimbangan simetris adalah ketika bagian kanan dan kiri (atau atas dan bawah) gambar terlihat sama persis, seperti sedang bercermin. Jika gambar itu dilipat menjadi dua, maka kedua sisinya akan saling menutupi dengan pas.

  • Contoh: Gambar kupu-kupu, wajah manusia, atau gambar vas bunga yang diletakkan tepat di tengah kertas.

2. Keseimbangan Asimetris (Tidak Sama Sisi)

Keseimbangan asimetris adalah ketika bagian kanan dan kiri gambar tidak sama, tetapi secara keseluruhan gambar tetap terlihat seimbang dan tidak berat sebelah. Misalnya, ada satu benda besar di sebelah kiri, lalu diimbangi dengan beberapa benda kecil di sebelah kanan.

  • Contoh: Gambar satu pohon besar di sebelah kiri kertas, dan dua ekor burung kecil di sebelah kanan kertas. Meskipun ukurannya berbeda, gambarnya tetap terlihat pas!

3. Keseimbangan Radial (Memusat/Melingkar)

Keseimbangan radial adalah ketika semua bagian gambar berpusat pada satu titik di tengah, lalu menyebar ke segala arah seperti lingkaran.

  • Contoh: Gambar bunga matahari, roda sepeda, jaring laba-laba, atau sinar matahari yang memancar.

Soal Latihan 

Untuk menguji pemahamanmu, yuk coba jawab 3 pertanyaan di bawah ini!

  1. Jelaskan apa yang dimaksud dengan keseimbangan simetris, dan sebutkan 2 contoh benda di sekitarmu yang bentuknya simetris!

  2. Apa perbedaan antara keseimbangan simetris dan keseimbangan asimetris? Coba jelaskan dengan bahasamu sendiri!

  3. Jika kamu menggambar sebuah roda sepeda lengkap dengan jari-jarinya, jenis keseimbangan apa yang kamu gunakan pada gambar tersebut? Mengapa demikian?

Refleksi:




Matematika

Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik dapat menyajikan data dalam berbagai representasi visual seperti tabel, diagram gambar (piktogram), dan diagram batang.

Materi :





Materi: Penyajian Data dalam Bentuk Tabel, Piktogram, dan Diagram Batang

 

1. Apa itu Data?

Data adalah kumpulan informasi yang kita peroleh dari hasil pengamatan atau pencatatan.

Contoh data:

  • Jumlah siswa yang suka buah
  • Jenis hewan peliharaan
  • Hobi teman di kelas

2. Menyajikan Data dalam Tabel

Tabel digunakan untuk menyusun data agar rapi dan mudah dibaca.

Contoh: Data buah kesukaan siswa

Buah

Jumlah

Apel

5

Pisang

3

Mangga

4

👉 Tabel memiliki baris dan kolom.


3. Diagram Gambar (Piktogram)

Piktogram adalah penyajian data menggunakan gambar.

Contoh:
1 gambar = 1 siswa

Apel 🍎🍎🍎🍎🍎
Pisang 🍌🍌🍌
Mangga 🥭🥭🥭🥭

👉 Gambar harus memiliki arti yang jelas (misalnya 1 gambar = 1 data).

 

4. Diagram Batang

Diagram batang menggunakan batang (garis) untuk menunjukkan jumlah data.

Contoh Data

Jumlah buah kesukaan siswa:

  • Apel = 5 siswa
  • Pisang = 3 siswa
  • Mangga = 4 siswa

1. Diagram Batang Vertikal (Tegak)

Jumlah
  5 |        
  4 |               
  3 |              
  2 |              
  1 |              
    -----------------------
          Apel Pisang Mangga

Penjelasan:

  • Garis ke atas menunjukkan jumlah (angka)
  • Nama buah ada di bagian bawah
  • Tinggi batang menunjukkan banyak data
    👉 Apel paling tinggi = paling banyak

2. Diagram Batang Horizontal (Mendatar)

Apel    : █████ (5)


Pisang  : ███   (3)


Mangga  : ████  (4)

Penjelasan:

  • Batang ke samping menunjukkan jumlah
  • Semakin panjang batang = semakin banyak jumlahnya

5. Langkah Menyajikan Data

  1. Kumpulkan data
  2. Susun dalam tabel
  3. Ubah ke bentuk piktogram
  4. Ubah ke diagram batang
Refleksi :




Penutup

"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."

Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar