Rabu, 01 April 2026

Kamis, 2 April 2026

     

 

Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.

Mata Pelajaran : Pendidikan Pancasila, Sbdp, Matematika 

Hari/Tanggal : Kamis, 2 April 2026

Materi pokok: Fungsi RT RW, Unsur seni Rupa, mengurutkan dan membandingkan data.

Metode : diskusi, presentasi 

Media : Video Pembelajaran, LKPD


Pendidikan Pancasila

Tujuan Pembelajaran: 
peserta didik dapat mengidentifikasikan nama dan struktur lingkungan tempat tinggal (rt, rw, desa, atau kelurahan)

Materi:



Struktur lingkungan kita dimulai dari tingkatan yang paling sederhana, yaitu Rukun Tetangga atau RT . RT dibentuk untuk membantu pelayanan administrasi dan menjaga kerukunan antar tetangga yang rumahnya berdekatan. RT dipimpin oleh seorang Ketua RT yang dipilih oleh warga setempat. Biasanya beberapa kelompok RT akan bergabung membentuk tingkatan yang lebih tinggi, yaitu Rukun Warga atau RW . RW memiliki tugas yang lebih luas dalam mengoordinasikan kegiatan antar RT dan menjaga keamanan serta kebersihan lingkungan di wilayahnya.

Di tingkat atas RW, wilayah yang lebih luas lagi, yaitu Desa atau Kelurahan terdapat . Perbedaan antara keduanya terletak pada lokasinya; desa biasanya berada di daerah pedesaan atau kabupaten, sedangkan kelurahan berada di daerah perkotaan. Desa dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang dipilih langsung oleh rakyat melalui pemilihan kepala desa. Sementara itu, kelurahan dipimpin oleh seorang Lurah , yang merupakan seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ditunjuk oleh pemerintah daerah. Baik desa maupun kelurahan berfungsi sebagai pusat pelayanan bagi masyarakat, mulai dari urusan surat-menyurat hingga pengaturan pembangunan sarana umum seperti jalan dan jembatan.

Dengan adanya struktur ini, setiap warga memiliki identitas alamat yang jelas, seperti nama jalan, nomor rumah, serta nomor RT dan RW. Mengenal nama dan struktur ini sangat penting agar kita tahu ke mana harus melapor jika membutuhkan bantuan atau ingin bergotong royong membersihkan lingkungan. Kerjasama yang baik antara warga dan para pemimpin di tingkat RT, RW, hingga desa atau kelurahan akan menciptakan tempat tinggal yang nyaman dan damai bagi semua orang.

Soal Latihan 

  1. Penentuan urutan struktur lingkungan tempat tinggal mulai dari yang paling kecil hingga ke tingkat desa atau kelurahan!

  2. Menjelaskan perbedaan cara pemilihan antara seorang Kepala Desa dengan seorang Lurah!

  3. Mengapa setiap warga harus mengetahui nomor RT dan RW di tempat tinggal mereka sendiri? menjelaskan pendapatmu!


Refleksi:




 SBDP

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat menggalu dan mengkonsep gagasan dengan menggunakan unsur rupa (garis, warna, bentuk, dan bangun) pada karya seni rupa.

Materi:



Mengenal Unsur Rupa dalam Karya Seni

Saat kita membuat gambar atau prakarya, kita sebenarnya sedang menyusun berbagai unsur rupa. Unsur-unsur ini adalah "bahan dasar" yang membuat sebuah karya seni menjadi indah dan menarik untuk dilihat.

Mari kita pelajari empat unsur rupa utama:

1. Garis Garis adalah unsur rupa yang paling dasar. Garis terbentuk dari titik yang ditarik secara bersambung. Ada berbagai macam jenis garis yang bisa kita gunakan, seperti:

  • Garis lurus: Memberikan kesan tegak dan kuat.

  • Garis lengkung: Memberikan kesan lembut dan luwes.

  • Garis zig-zag: Memberikan kesan tajam atau semangat.

  • Garis putus-putus: Biasanya digunakan sebagai bantuan atau kesan bayangan.

2. Warna Warna membuat karya seni menjadi lebih hidup. Ada tiga warna utama yang disebut warna primer, yaitu merah, kuning, dan biru. Jika kita mencampur warna-warna tersebut, kita akan mendapatkan warna baru (warna sekunder), seperti hijau (kuning + biru) atau oranye (merah + kuning). Warna juga bisa menggambarkan perasaan, misalnya warna cerah untuk suasana ceria.

3. Bentuk Bentuk terjadi karena adanya pertemuan beberapa garis. Dalam seni rupa, bentuk bisa berupa:

  • Bentuk geometris: Bentuk yang beraturan seperti segitiga, persegi, dan lingkaran.

  • Bentuk non-geometris (organis): Bentuk yang tidak beraturan, seperti bentuk daun, awan, atau batu.

4. Bangun (Volume) Bangun adalah bentuk yang memiliki isi atau volume (tiga dimensi). Jika persegi adalah bentuk datar, maka kubus adalah bangunnya. Bangun memiliki panjang, lebar, dan tinggi sehingga terlihat nyata jika disentuh atau dilihat dari berbagai arah.

Tips Mengkonsep Gagasan: Sebelum menggambar, bayangkanlah apa yang ingin kamu buat. Jika ingin menggambar pemandangan, kamu bisa menggunakan garis lengkung untuk gunung, warna hijau untuk pohon, bentuk lingkaran untuk matahari, dan memberikan kesan bangun pada rumah agar terlihat kokoh.

Latihan Soal 

  1. Sebutkan 3 jenis garis yang kamu ketahui dan jelaskan kesan yang diberikan oleh masing-masing garis tersebut!

  2. Jika kamu hanya memiliki warna merah dan kuning, warna apa yang akan dihasilkan jika keduanya dicampur? Berikan satu contoh benda di sekitarmu yang memiliki warna hasil campuran tersebut!

  3. Apa perbedaan antara "bentuk" dan "bangun" dalam unsur seni rupa? Jelaskan dengan memberikan satu contoh perbandingannya!

    Refleksi:


MATEMATIKA

Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik dapat mengurutkan, membandingkan, menyajikan, menganalisis, dan menginterpretasikan data.

Materi :



1. Mengumpulkan dan Mengurutkan Data Bayangkan Anda bertanya kepada teman-temanmu tentang buah kesukaan mereka. Ada yang suka apel, jeruk, dan pisang. Setelah mencatat semuanya, langkah pertama adalah mengurutkan data tersebut. Misalnya, kamu bisa mengelompokkan semua yang suka apel bersama-sama, lalu jeruk, baru kemudian pisang. Dengan mengurutkan, kita jadi tahu buah apa yang paling banyak muncul.

2. Membandingkan Data Setelah data rapi, kita bisa membandingkannya. Kita bisa melihat apakah penyuka apel lebih banyak daripada penyuka jeruk, atau apakah ada buah yang jumlah penyukanya sama. Membandingkan membantu kita memahami perbedaan jumlah antara satu kelompok dengan kelompok lainnya.

3. Menyajikan Data dalam Diagram Gambar (Piktogram) Agar lebih menarik, data bisa disajikan dalam bentuk gambar. Jika ada 5 orang yang suka apel, kita bisa menggambar 5 buah apel kecil di atas kertas. Cara ini membuat siapa pun yang melihatnya bisa langsung mengetahui informasinya tanpa harus membaca tulisan yang panjang.

4. Menganalisis dan Menginterpretasikan Data Ini adalah bagian di mana kita mengambil kesimpulan. Dari diagram yang kami buat, kami dapat menjawab pertanyaan seperti: "Buah apa yang paling tidak disukai?" atau "Berapa jumlah seluruh siswa yang diwawancarai?". Inilah yang disebut dengan membaca atau menafsirkan data.

Latihan Soal:

  1. Di sebuah rak buku, terdapat 8 buku cerita, 5 buku pelajaran, dan 12 buku gambar. Urutkanlah jenis buku tersebut dari yang jumlahnya paling sedikit ke yang paling banyak!

  2. Jika dalam satu kelas ada 15 siswa yang berangkat sekolah naik sepeda dan 10 siswa yang diantar motor, kemudian cara berangkat sekolah yang lebih banyak digunakan oleh siswa? jelaskan perbandingannya!

  3. Seekor semut mengumpulkan biji-bijian selama tiga hari. Hari Senin ia mendapat 4 biji, hari Selasa 6 biji, dan hari Rabu 3 biji. Berapa total biji-bijian yang berhasil dikumpulkan semut selama tiga hari tersebut?


Refleksi:


Penutup

"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."

Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar