Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.
Mata Pelajaran : B.Indonesia, P.Pancasila, MTK
Hari/Tanggal : Kamis, 7 Mei 2026
Materi pokok: Manfaat kerja sama sebagai alat pemersatu bangsa, menyajikan data dalam bentuk diagram batang, mengamati dan mencatat kejadian sehari-hari
Media : Video Pembelajaran, LKPD
Tujuan Pembelajaran :
Murid dapat menunjukkan sikap kerja sama dalam keberagaman sosial dan budaya di lingkungan sekolah.
Materi :
Menjalin Kerja Sama dalam Keberagaman di Sekolah
Lingkungan sekolah adalah tempat bertemunya berbagai individu yang memiliki latar belakang berbeda. Keberagaman ini dapat terlihat dari perbedaan suku bangsa, agama, bahasa daerah, hingga hobi dan kebiasaan sehari-hari. Meskipun setiap teman memiliki perbedaan, hal tersebut bukanlah penghalang untuk bersatu. Sebaliknya, perbedaan yang ada justru menjadi kekayaan yang membuat suasana sekolah menjadi lebih berwarna dan menarik.
Salah satu cara terbaik untuk menghargai perbedaan tersebut adalah dengan menerapkan sikap kerja sama. Kerja sama merupakan kegiatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan yang sama dengan dilandasi rasa ikhlas. Di sekolah, kerja sama dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk, seperti melaksanakan piket kelas bersama, mengerjakan tugas kelompok, hingga gotong royong membersihkan halaman sekolah.
Ketika kita bekerja sama tanpa membeda-bedakan teman, pekerjaan yang berat akan terasa lebih ringan dan lebih cepat selesai. Selain itu, kerja sama juga memupuk rasa persaudaraan dan menciptakan kerukunan. Dengan saling membantu, kita belajar untuk saling memahami dan menghormati keunikan satu sama lain. Sikap ini mencerminkan pengamalan nilai-nilai Pancasila, khususnya sila ketiga yang menekankan pada persatuan Indonesia. Siswa yang mampu bekerja sama dengan baik menunjukkan bahwa mereka adalah anak yang rendah hati dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Latihan Soal
Pilihlah salah satu jawaban yang paling tepat pada pertanyaan di bawah ini!
Refleksi :
Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat menyajikan data dalam berbagai representasi visual seperti tabel, diagram gambar (piktogram), dan diagram batang.
Materi :
Materi: Penyajian Data dalam Bentuk Tabel, Piktogram, dan Diagram Batang
1. Apa itu Data?
Data adalah kumpulan informasi yang kita peroleh dari hasil pengamatan atau pencatatan.
Contoh data:
- Jumlah siswa yang suka buah
- Jenis hewan peliharaan
- Hobi teman di kelas
2. Menyajikan Data dalam Tabel
Tabel digunakan untuk menyusun data agar rapi dan mudah dibaca.
Contoh: Data buah kesukaan siswa
Buah | Jumlah |
Apel | 5 |
Pisang | 3 |
Mangga | 4 |
👉 Tabel memiliki baris dan kolom.
3. Diagram Gambar (Piktogram)
Piktogram adalah penyajian data menggunakan gambar.
Contoh:
1 gambar = 1 siswa
Apel 🍎🍎🍎🍎🍎
Pisang 🍌🍌🍌
Mangga 🥭🥭🥭🥭
👉 Gambar harus memiliki arti yang jelas (misalnya 1 gambar = 1 data).
4. Diagram Batang
Diagram batang menggunakan batang (garis) untuk menunjukkan jumlah data.
Contoh Data
Jumlah buah kesukaan siswa:
- Apel = 5 siswa
- Pisang = 3 siswa
- Mangga = 4 siswa
1. Diagram Batang Vertikal (Tegak)
Jumlah
5 | █
4 | █ █
3 | █ █ █
2 | █ █ █
1 | █ █ █
-----------------------
Apel Pisang Mangga
Penjelasan:
- Garis ke atas menunjukkan jumlah (angka)
- Nama buah ada di bagian bawah
- Tinggi batang menunjukkan banyak data
👉 Apel paling tinggi = paling banyak
2. Diagram Batang Horizontal (Mendatar)
Apel : █████ (5)
Pisang : ███ (3)
Mangga : ████ (4)
Penjelasan:
- Batang ke samping menunjukkan jumlah
- Semakin panjang batang = semakin banyak jumlahnya
5. Langkah Menyajikan Data
- Kumpulkan data
- Susun dalam tabel
- Ubah ke bentuk piktogram
- Ubah ke diagram batang
Tujuan Pembelajaran :
murid dapat memilih dan memanfaatkan bahan bekas atau alami yang ada di sekitar untuk berkarya
Materi :
1. Mengenal Masalah di Lingkungan Sekitar
Setiap hari, kita pasti melihat benda-benda di sekitar kita. Terkadang kita melihat lingkungan yang bersih, tapi terkadang kita juga melihat sampah yang menumpuk. Sampah—terutama plastik—dapat merusak keindahan alam dan membahayakan makhluk hidup.
2. Memberi Respon Melalui Karya Seni
Sebagai siswa yang kreatif, kita dapat memberikan respon atau tanggapan terhadap keadaan lingkungan. Caranya bukan hanya dengan membersihkannya, tapi juga dengan Daur Ulang (Recycle) .
Daur Ulang adalah mengolah kembali barang bekas menjadi barang baru yang memiliki fungsi atau nilai seni.
3. Contoh Karya Seni yang Berdampak Positif
Dengan membuat karya seni dari barang bekas, kami memberikan dampak positif:
Bagi diri sendiri: Melatih kreativitas dan kesabaran.
Bagi lingkungan: Mengurangi jumlah sampah dan memperindah suasana.
Contoh ide karya seni:
Pot Tanaman Lucu: Dibuat dari botol plastik bekas yang dipotong dan dicat.
Tempat Pensil: Dibuat dari kaleng bekas atau gulungan tisu toilet yang dihias.
Kolase Alam: Menggunakan daun kering atau ranting yang jatuh untuk membuat gambar pemandangan.
Latihan Soal
Pilihlah jawaban yang paling benar dengan memberi tanda silang (X)!
1. Jika kita melihat banyak botol plastik berserakan di taman sekolah, sikap kreatif yang bisa kita lakukan adalah...
a. Membiarkannya saja karena bukan tugas kita
b. Mengumpulkannya untuk dibuat menjadi kerajinan tangan
c. Menendangnya sampai jauh
d. Menunggu guru yang membersihkannya
2. Mengolah kembali barang bekas menjadi karya yang bermanfaat disebut dengan...
a. Membuang sampah
b. Daur ulang
c. Mencoret-coret
d. Merusak alam
3. Manakah dari benda berikut yang termasuk barang bekas yang bisa dijadikan pot tanaman? A. Kertas tisu yang sudah basah
b. Botol plastik bekas minuman
c. Kulit pisang
d. Daun segar yang masih di pohon
4. Apa dampak positif bagi lingkungan jika kita membuat karya seni dari barang bekas?
A. menjadi lingkungan lebih kotor
b. Sampah di lingkungan menjadi berkurang
c. Uang saku kita menjadi habis
d. menjadi Lingkungan bau
5. Bahan alam yang bisa digunakan untuk membuat karya seni kolase tanpa merusak lingkungan adalah...
a. Memetik bunga yang sedang mekar di taman
b. Menggunakan daun-daun kering yang sudah jatuh
c. Mencabuti rumput di halaman sekolah
d. Mematahkan dahan pohon yang masih hijau
Penutup
"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."
Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar