Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.
Mata Pelajaran : MTK, IPAS, B.Indonesia, SBDP
Hari/Tanggal : Rabu, 13 Mei 2026
Materi pokok: menyajikan data dalam bentuk diagram batang, Bentang Alam, Menulis dan merangkum Kosakata, merancang dan membuat karya seni rupa.
Media : Video Pembelajaran, LKPD
Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat menyajikan data dalam berbagai representasi visual seperti tabel, diagram gambar (piktogram), dan diagram batang.
Materi :
Materi: Penyajian Data dalam Bentuk Tabel, Piktogram, dan Diagram Batang
1. Apa itu Data?
Data adalah kumpulan informasi yang kita peroleh dari hasil pengamatan atau pencatatan.
Contoh data:
- Jumlah siswa yang suka buah
- Jenis hewan peliharaan
- Hobi teman di kelas
2. Menyajikan Data dalam Tabel
Tabel digunakan untuk menyusun data agar rapi dan mudah dibaca.
Contoh: Data buah kesukaan siswa
Buah | Jumlah |
Apel | 5 |
Pisang | 3 |
Mangga | 4 |
👉 Tabel memiliki baris dan kolom.
3. Diagram Gambar (Piktogram)
Piktogram adalah penyajian data menggunakan gambar.
Contoh:
1 gambar = 1 siswa
Apel 🍎🍎🍎🍎🍎
Pisang 🍌🍌🍌
Mangga 🥭🥭🥭🥭
👉 Gambar harus memiliki arti yang jelas (misalnya 1 gambar = 1 data).
4. Diagram Batang
Diagram batang menggunakan batang (garis) untuk menunjukkan jumlah data.
Contoh Data
Jumlah buah kesukaan siswa:
- Apel = 5 siswa
- Pisang = 3 siswa
- Mangga = 4 siswa
1. Diagram Batang Vertikal (Tegak)
Jumlah
5 | █
4 | █ █
3 | █ █ █
2 | █ █ █
1 | █ █ █
-----------------------
Apel Pisang Mangga
Penjelasan:
- Garis ke atas menunjukkan jumlah (angka)
- Nama buah ada di bagian bawah
- Tinggi batang menunjukkan banyak data
👉 Apel paling tinggi = paling banyak
2. Diagram Batang Horizontal (Mendatar)
Apel : █████ (5)
Pisang : ███ (3)
Mangga : ████ (4)
Penjelasan:
- Batang ke samping menunjukkan jumlah
- Semakin panjang batang = semakin banyak jumlahnya
5. Langkah Menyajikan Data
- Kumpulkan data
- Susun dalam tabel
- Ubah ke bentuk piktogram
- Ubah ke diagram batang
Tujuan Pembelajaran :
Murid dapat mampu mengidentifikasi pengaruh bentang alam terhadap keragaman budaya.
Materi :
1. Apa Itu Bentang Alam?
Bentang alam adalah bentuk permukaan bumi yang berbeda-beda. Di Indonesia, bentang alam sangat beragam, mulai dari pegunungan yang tinggi, dataran rendah yang luas, hingga daerah pantai yang berbatasan dengan laut.
2. Mengapa Bentang Alam Mempengaruhi Budaya?
Manusia selalu beradaptasi atau menyesuaikan diri dengan tempat tinggalnya agar bisa bertahan hidup. Cara manusia menyesuaikan diri inilah yang kemudian membentuk budaya, seperti cara berpakaian, bentuk rumah, hingga jenis makanan.
3. Contoh Pengaruh Bentang Alam terhadap Budaya:
Daerah Pantai:
Pekerjaan: Masyarakat biasanya bekerja sebagai nelayan atau penyedia jasa wisata.
Rumah: Banyak rumah panggung untuk menghindari air pasang.
Pakaian: Menggunakan pakaian yang tipis dan menyerap keringat karena cuaca yang panas.
Upacara Adat: Sering mengadakan upacara syukuran laut (Larung Sesaji).
Daerah Pegunungan/Dataran Tinggi:
Pekerjaan: Masyarakat bekerja sebagai petani sayur, perkebunan teh, atau peternak.
Rumah: Bangunan rumah cenderung tertutup dan memiliki atap yang tidak terlalu tinggi agar suhu di dalam tetap hangat.
Pakaian: Menggunakan pakaian yang tebal atau berlapis untuk melindungi diri dari udara dingin.
Daerah Dataran Rendah:
Pekerjaan: Sangat beragam, mulai dari bertani padi, bekerja di pabrik, hingga perkantoran.
Rumah: Biasanya memiliki ventilasi yang banyak agar udara segar bisa masuk karena suhu udara yang cukup panas.
Soal Latihan
Jelaskan mengapa masyarakat yang tinggal di daerah pegunungan cenderung menggunakan pakaian yang tebal!
Mengapa mata pencaharian atau pekerjaan masyarakat di daerah pantai berbeda dengan masyarakat di daerah dataran rendah? Sebutkan contoh pekerjaannya!
Sebutkan 2 ciri khas bentuk rumah adat yang biasanya ditemukan di daerah yang dekat dengan perairan atau pantai!
Menurut pendapatmu, apakah bentang alam mempengaruhi jenis makanan yang dikonsumsi oleh masyarakat setempat? Berikan alasannya!
Bagaimana sikap yang sebaiknya kita tunjukkan terhadap keragaman budaya yang disebabkan oleh perbedaan bentang alam di Indonesia?
Tujuan Pembelajaran :
murid mampu membuat cerita singkat tentang sahabat atau temen baru.
Materi :
Materi Pembelajaran: Menulis Cerita Tentang Sahabat
1. Apa itu Cerita Singkat? Cerita singkat adalah tulisan yang menceritakan satu kejadian atau pengalaman. Cerita biasanya terdiri dari awal, tengah, dan akhir.
2. Hal-hal yang Perlu Ada dalam Cerita Sahabat:
Nama Sahabat: Siapa nama temanmu?
Ciri-ciri : Bagaimana rupanya atau sifatnya? (Contoh: rambut keriting, dia sangat lucu, atau dia pintar menggambar).
Kegiatan Bersama: Apa yang sering kalian lakukan bersama? (Contoh: bermain sepeda, belajar kelompok, atau makan bekal bersama).
Perasaan: Bagaimana perasaanmu memiliki sahabat seperti dia?
3. Contoh Cerita Singkat:
Sahabat Baruku, Doni
Namaku Aris. Hari ini aku punya teman baru di kelas bernama Doni. Doni pindah dari kota Bandung. Dia memiliki rambut lurus dan memakai kacamata. Doni adalah anak yang sangat ramah.
Saat jam istirahat, kami duduk bersama di bawah pohon besar. Aku membagi kue kering yang dibawakan ibu untuknya. Kami membahas tentang hobi kami. Ternyata, kami sama-sama suka bermain sepak bola. Aku merasa sangat senang karena sekarang aku punya sahabat baru yang baik hati.
Soal Latihan (Esai)
Kerjakanlah soal-soal di bawah ini dengan jawaban yang jelas!
Tuliskan nama lengkap atau nama panggilan sahabat baikmu, dan jelaskan sudah berapa lama kalian berteman!
mengisyaratkan 3 ciri fisik atau sifat yang dimiliki oleh sahabatmu tersebut!
Ceritakan satu kegiatan paling efektif yang pernah kamu lakukan bersama temanmu!
Mengapa kamu memilih dia sebagai sahabat baikmu? menjelaskan penjelasannya!
Buatlah sebuah paragraf pendek (3-5 kalimat) yang menceritakan tentang perkenalanmu dengan seorang teman baru!
Refleksi:
Tujuan Pembelajaran :
murid dapat memberikan respon terhadap kejadian sehari hari dan lingkungan sekitar melalui karya seni rupa yang memberikan dampak positif bagi dirinnya dan lingkungan.
Materi :
1. Mengamati Kejadian Sehari-hari
Seni rupa bukan hanya tentang menggambar pemandangan, tetapi juga cara kita merespons apa yang kita lihat setiap hari.
Contoh: Melihat banyak sampah plastik di taman, melihat bunga yang mekar di halaman sekolah, atau melihat teman yang sedang bergotong royong.
Respon Seni: Kita bisa menuangkan perasaan kita terhadap kejadian tersebut ke dalam bentuk gambar, warna, atau prakarya.
2. Karya Seni yang Berdampak Positif
Karya seni yang baik adalah karya yang memberikan manfaat, baik bagi pembuatnya maupun orang lain.
Bagi Diri Sendiri: Membuat kita merasa senang, bangga, dan melatih kreativitas.
Bagi Lingkungan: Mengajak orang lain menjaga kebersihan, memperindah ruangan, atau mengurangi limbah dengan cara daur ulang.
3. Membuat Karya dari Bahan Bekas (Eco-Art)
Salah satu cara memberikan dampak positif bagi lingkungan adalah dengan teknik Daur Ulang (Recycle) . Kita bisa mengubah barang yang sudah tidak terpakai menjadi karya seni rupa yang indah dan berguna.
Contoh Proyek Kreatif:
Tempat Pensil dari Botol Plastik: Menghias botol bekas menjadi wadah alat tulis agar meja belajar lebih rapi.
Pot Tanaman dari Kaleng Bekas: Melukis kaleng bekas dengan warna-warna cerah untuk menanam bunga, sehingga lingkungan lebih asri.
Kolase dari Ranting dan Daun Kering: Memanfaatkan sisa alam di sekitar untuk membuat gambar dekoratif yang indah.
4. Pesan dalam Karya Seni
Kita bisa menambahkan pesan positif dalam karya kita agar orang yang melihatnya terinspirasi.
Contoh Pesan: "Buanglah Sampah di Tempatnya", "Sayangi Tanaman", atau "Sekolahku Bersih, Hatiku Senang".
Teknik: Pesan ini bisa ditulis dengan huruf dekoratif yang menarik di dalam poster atau hiasan dinding.
Latihan Soal
- Bayangkan satu contoh kejadian di lingkungan sekitarmu yang bisa dijadikan inspirasi untuk membuat karya seni! Mengapa kamu memilih kejadian tersebut?
Menjelaskan apa yang dimaksud dengan karya seni yang memberikan dampak positif bagi diri sendiri!
Mengapa memanfaatkan barang bekas untuk membuat prakarya dianggap sebagai tindakan yang menyelamatkan lingkungan? jelaskan alasanmu!
Jika kamu melihat taman sekolah yang terlihat gersang dan penuh sampah plastik, karya seni apa yang ingin kamu buat untuk membantu memperbaiki keadaan tersebut?
menukar 3 bahan alam atau bahan bekas yang ada di sekitarmu yang bisa diubah menjadi hiasan dinding yang indah!
Penutup
"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."
Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar