Hari/Tanggal : Selasa, 20 Januari 2026
Fase/Kelas : B/ 3 A
Sekolah : SD Al Azhar 3 Bandar Lampung
Pelajaran : B. Indo, PKN, MTK
Metode : diskusi, presentasi
Media : Video Pembelajaran, LKPD
BAHASA INDONESIA
Capaian Pembelajaran:
Peserta didik mampu berbicara dengan pilihan kata dan
sikap tubuh/gestur yang santun, menggunakan volume dan intonasi yang tepat
sesuai konteks. Peserta didik mampu terlibat secara aktif dalam suatu
percakapan dan diskusi sesuai tata cara. Peserta didik mampu menceritakan
kembali suatu informasi yang dibaca atau didengar dari teks narasi mengenai
hal-hal menarik di lingkungan sekitar.
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu mempraktikkan wawancara sederhana
untuk mencari informasi.
Alur Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu mengatur volume suara dan intonasi
(penekanan nada) agar pendapat yang disampaikan jelas dan tidak menyinggung
perasaan orang lain.
Materi:
Presentasi bukan hanya soal apa yang kita katakan, tetapi
juga tentang bagaimana cara kita menyampaikannya . Poster yang bagus
akan jauh lebih menarik jika disajikan dengan sikap tubuh yang tepat dan rasa
percaya diri yang tinggi.
1. Persiapan Mental: Membangun Percaya Diri
Sebelum maju ke depan, pastikan kamu menguasai konten
postermu:
- Kuasai
Materi: Pahami poin-poin utama dalam poster (Judul, tujuan promosi,
dan ajakan/CTA).
- Latihan
Peran: Ambil napas dalam sebelum memulai untuk menenangkan saraf.
- Berpikir
Positif: Ingatlah bahwa teman-temanmu ingin mendengar apa yang kamu
sampaikan.
2. Sikap Tubuh (Gestur) yang Sopan dan Profesional
Dalam Alur Tujuan Pembelajaran, gestur adalah kunci. Gunakan
panduan "SIAP" berikut:
|
Unsur
Tubuh |
Cara
yang Sopan & Benar |
Hindari |
|
Posisi
berdiri |
Berdiri tegak dengan kedua kaki sejajar (selebar bahu). |
Bersandar di meja, membungkuk, atau bertopang dagu. |
|
Tangan |
Gunakan tangan untuk menunjuk bagian poster secara
terbuka (telapak tangan menghadap ke atas). |
Memasukkan tangan ke saku, melipat tangan di dada, atau
membelakangi penonton. |
|
Kontak
Mata |
Tatap audiens secara bergantian (kiri, tengah, kanan). |
Hanya
melihat ke lantai, plafon, atau terus-menerus membaca poster. |
|
Ekspresi
Wajah |
Tersenyum ramah di awal dan akhir presentasi. |
Wajah terlalu tegang atau tampak cemberut. |
3. Struktur Presentasi Poster
Agar presentasimu teratur, ikuti urutan berikut:
- Pembukaan: Salam
(Selamat pagi/siang), sapa audiens, dan perkenalkan diri.
- Isi
(Promosi): menjelaskan apa yang dipromosikan dalam poster. pilihan
keunggulannya.
- Ajakan (Call to
Action): Ajak audiens untuk melakukan sesuatu (misal: "Ayo
beli!", "Jangan lupa hadir!").
- Penutup: Ucapkan
terima kasih dan buka sesi tanya jawab singkat.
4. Etika dalam Forum Diskusi
Jika ada teman yang bertanya atau memberikan masukan:
- Dengarkan
dengan Sekssama: Jangan menghentikan pembicaraan orang lain.
- Merespons
dengan Sopan: Gunakan kata-kata seperti, "Terima kasih
atas pertanyaannya," atau "Saran yang sangat
bagus, akan saya terima."
- Menghargai
Perbedaan: Jika ada kritik, terimalah dengan lapang dada sebagai
bahan perbaikan.
PENDIDIKAN PANCASILA
Capaian Pembelajaran:
Peserta didik membedakan dan menghargai identitas diri,
keluarga, dan teman-temannya sesuai budaya, suku bangsa, bahasa, agama dan
kepercayaannya di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menunjukkan sikap menghargai terhadap
perbedaan budaya, agama, dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
Alur Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menunjukkan perilaku menghargai
perbedaan kepercayaaan dan budaya dalam simulasi kehidupan bermasyarakat untuk
memperkokoh persatuan
Materi:
Indahnya
Keberagaman Budaya Indonesia
1. Apa
itu Keberagaman Budaya?
Budaya adalah
cara hidup, kebiasaan, dan hasil karya yang dimiliki oleh sekelompok orang.
Karena Indonesia terdiri dari ribuan pulau, maka setiap pulau memiliki ciri
khasnya sendiri. Itulah yang disebut Keberagaman.
2. Mengenal Kekayaan Budaya
A. Rumah Adat (Tempat Tinggal yang Unik)
Setiap daerah punya bentuk rumah yang disesuaikan dengan
lingkungan alamnya.
- Rumah
Gadang (Sumatera Barat): Atapnya runcing seperti tanduk kerbau.
- Rumah
Honai (Papua): Bentuknya bulat dan atapnya dari jerami untuk menjaga
kehangatan.
- Rumah Joglo (Jawa
Tengah): Memiliki pendopo yang luas di depan rumah.
B.
Pakaian Adat (Busana yang Cantik)
Pakaian adat biasanya digunakan saat upacara pernikahan
atau acara besar.
- Ulos dari Sumatera Utara.
- Kebaya dari Jawa.
- Baju
Bodo dari Sulawesi Selatan.
C. Kesenian: Tari dan Alat Musik
Budaya juga bisa kita rasakan lewat gerak dan suara.
- Tari
Kecak (Bali): Mengandalkan suara "cak-cak" dari banyak
orang.
- Alat
Musik Angklung (Jawa Barat): Terbuat dari bambu dan dimainkan dengan
cara digoyangkan.
- Alat
Musik Tifa (Maluku & Papua): Mirip kendang yang dipukul.
3. Contoh Keberagaman Berdasarkan Wilayah
Berikut adalah tabel ringkasan agar kalian mudah
mengingatnya:
|
Daerah |
Rumah
Adat |
Tari
Daerah |
Makanan
Khas |
|
Aceh |
Rumoh
Aceh |
Tari
Saman |
Mie Aceh |
|
Sumatera
Barat |
Rumah
Gadang |
Tari
Piring |
Rendang |
|
Jakarta |
Rumah
Kebaya |
Tari
Yapong |
Kerak
Telor |
|
Bali |
Gapura
Candi Bentar |
Tari
Pendet |
Ayam
Betutu |
|
Papua |
Rumah
Honai |
Tari
Sajojo |
Papeda |
4. Sikap Kita Terhadap Perbedaan
Karena kita punya banyak perbedaan, kita harus memiliki
sikap yang baik agar tetap rukun. Ingat semboyan kita: Bhinneka Tunggal
Ika (Berbeda-beda tetapi tetap satu).
Cara
menjaga kerukunan:
- Menghormati: Tidak
mengejek cara bicara atau adat teman dari daerah lain.
- Mau
Belajar: Senang mencoba makanan daerah lain atau belajar tariannya.
- Bekerja
Sama: Tetap mau belajar kelompok atau bermain bersama tanpa
pilih-pilih.
LATIHAN SOAL
1. Semboyan bangsa Indonesia yang mengajarkan kita untuk
tetap bersatu meskipun berbeda-beda adalah...
A. Tut Wuri Handayani
B. Bhinneka Tunggal Ika
C. Maju Tak Gentar
2. Rumah adat yang berasal dari provinsi Sumatera Barat
dan memiliki ciri khas atap runcing seperti tanduk kerbau disebut...
A. Rumah Honai
B. Rumah Joglo
C. Rumah Gadang
3. Angklung adalah alat musik tradisional yang terbuat
dari bambu dan dimainkan dengan cara digoyangkan. Angklung berasal dari
daerah...
A. Jawa Barat
B. Papua
C. Bali
4. Jika kita memiliki teman yang berasal dari suku yang
berbeda dan berbicara dengan dialek yang lucu menurut kita, sikap yang baik
adalah...
A. Menertawakannya bersama teman lain
B. Menghargainya dan tetap mendengarkan dengan baik
C. Memintanya untuk tidak bicara lagi
5. Papeda adalah makanan khas yang terbuat dari sagu.
Makanan ini berasal dari daerah...
A. Jakarta
B. Maluku dan Papua
C. Sumatera Utara
MTK
Capaian Pembelajaran :
Peserta Didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar (segi empat, segitiga, dll) mereka dapat menyusun dan berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika memungkinkan.
Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar
Alur Tujuan Pembelajaran
- Peserta didik mampu mengidentifikasi dan menyebutkan
berbagai bentuk bangun datar yang ditemukan di lingkungan sekolah
- Peserta didik mempu menganalisa dan mendeskripsikan
ciri-ciri bangun datar pola segi empat dan segitiga
-Peserta didik mampu membedakan dan mendeskripsikan
karakteristik khusus pada berbagai jenis segi melalui gambar
Materi :
Mengenal Bangun Datar
1. Apa itu Bangun Datar?
Bangun datar adalah sebutan untuk bangun-bangun dua
dimensi. Bangun datar adalah sebuah bidang datar yang dibatasi oleh garis lurus
atau garis lengkung. Karena hanya dua dimensi, bangun datar hanya memiliki
panjang dan lebar, tapi tidak memiliki tinggi atau tebal.
2.
Jenis-Jenis Bangun Datar dan Cirinya
Mari kita pelajari beberapa bangun datar yang paling
sering kita temui:
A. Persegi
Persegi adalah bangun datar yang memiliki 4 sisi yang
sama panjang.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 4 sisi (garis) yang panjangnya persis sama.
- Memiliki 4 titik sudut
(pojok).
- Contoh
benda: Ubin/lantai keramik, kertas lipat (origami), dan sisi dadu.
B. Persegi Panjang
Persegi panjang mirip dengan persegi, tapi dua sisi yang
berhadapan lebih panjang dari dua sisi lainnya.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 4 sisi.
- Sisi yang berhadapan sama panjang.
- Memiliki 4 titik sudut.
- Contoh
benda: Buku tulis, papan tulis, pintu, dan uang kertas.
C. Segitiga
Segitiga adalah bangun datar yang dibentuk oleh 3 buah
garis.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 3 sisi.
- Memiliki 3 titik sudut.
- Jenis
segitiga: Ada segitiga sama sisi (semua sisi sama panjang), segitiga
sama kaki (2 sisi sama panjang), dan segitiga siku-siku.
- Contoh
benda: Penggaris segitiga, potongan pizza, dan atap rumah.
D. Lingkaran
Lingkaran adalah bangun datar yang terbentuk dari satu
garis lengkung yang saling bertemu.
- Ciri-ciri:
- Hanya memiliki 1 sisi
lengkung.
- Tidak memiliki titik
sudut.
- Contoh
benda: Jam dinding, koin, roda sepeda, dan piring.
3. Komponen Bangun Datar
Untuk memahami bangun datar, kita perlu tahu dua istilah
ini:
- Sisi: Garis-garis yang
membentuk pinggiran bangun datar.
- Sudut: Titik
pertemuan antara dua garis (ujung atau pojok).
4.
Tabel Ringkasan
|
Nama
Bangun |
Jumlah
Sisi |
Jumlah
Sudut |
|
Persegi |
4 |
4 |
|
Persegi
Panjang |
4 |
4 |
|
Segitiga |
3 |
3 |
|
Lingkaran |
1
(lengkung) |
0 |
Latihan
Soal :
- Apa
bentuk permukaan buku paketmu?
- Apa
bentuk dari uang koin lima ratus rupiah?
- Sebutkan
benda di sekolahmu yang berbentuk lingkaran!
Kesimpulan
Penutup
"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa
depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan
malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari
pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat
bertumbuh dan bermimpi."
Wassalammualaikum
Warahmatullahi Wabarakatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar