Senin, 23 Februari 2026

Senin, 23 Februari 2026

       

 

Hari/Tanggal : Senin, 23 Februari 2026

Fase/Kelas : B/ 3 A

Sekolah : SD Al Azhar 3 Bandar Lampung 

Pelajaran : IPAS

Metode : diskusi, presentasi 

Media : Video Pembelajaran, LKPD


IPAS

Capaian Pembelajaran:

Peserta didik memahami bentuk dan fungsi pancaindra; siklus hidup makhluk hidup dan upaya pelestariannya; masalah yang berkaitan dengan pelestarian sumber daya alam sebagai upaya mitigasi perubahan iklim; proses perubahan wujud zat dan perubahan bentuk energi; sumber dan bentuk energi serta proses perubahan bentuk energi dalam kehidupan sehari hari; gejala kemagnetan dalam kehidupan sehari-hari, jenis gaya dan pengaruhnya terhadap arah, gerak, dan bentuk benda; peran, tugas, dan tanggung jawab serta interaksi sosial yang terjadi di sekitar tempat tinggal dan sekolah; mengenal letak kota/kabupaten dan provinsi tempat tinggalnya melalui peta konvensional/digital; ragam bentang alam serta keterkaitannya dengan profesi masyarakat; keanekaragaman hayati, keragaman budaya, kearifan lokal, sejarah keluarga dan masyarakat tempat tinggalnya, dan upaya pelestariannya; serta perbedaan kebutuhan dan keinginan, nilai mata uang dan fungsinya.

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengenal sejarah wilayah dan menjelaskan peran tugas di wilayah administrasi tempat tinggal (RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi). 

Alur Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik mampu menganalisis hubungan antara sumber daya alam yang tersedia di bentang alam tertentu dengan pekerjaan yang muncul di wilayah tersebut.

Materi: 







1. Wilayah Terkecil: RT dan RW

Ini adalah lingkungan yang paling dekat denganmu. Biasanya, kamu akan sering melihat pemimpinnya saat ada acara warga atau pembagian surat administrasi.

  • RT (Rukun Tetangga): Kelompok terkecil yang terdiri dari beberapa rumah. Dipimpin oleh seorang Ketua RT.

  • RW (Rukun Warga): Gabungan dari beberapa RT. Dipimpin oleh seorang Ketua RW.

2. Tingkat Desa atau Kelurahan

Jika beberapa RW berkumpul, mereka membentuk sebuah Desa atau Kelurahan.

  • Desa: Biasanya berada di daerah pedesaan. Pemimpinnya disebut Kepala Desa (dipilih langsung oleh warga).

  • Kelurahan: Biasanya berada di daerah perkotaan. Pemimpinnya disebut Lurah (seorang Pegawai Negeri Sipil yang ditunjuk pemerintah).

3. Tingkat Kecamatan, Kabupaten, dan Kota

Sekarang tangganya naik lebih tinggi lagi!

  • Kecamatan: Gabungan dari banyak Desa atau Kelurahan. Pemimpinnya disebut Camat.

  • Kabupaten: Gabungan dari banyak Kecamatan. Pemimpinnya disebut Bupati.

  • Kota: Mirip dengan Kabupaten, tapi biasanya wilayahnya lebih padat dan modern. Pemimpinnya disebut Walikota.


4. Tingkat Provinsi dan Negara

Ini adalah tingkatan yang paling luas di daerah dan di pusat.

  • Provinsi: Gabungan dari banyak Kabupaten dan Kota. Contohnya: Provinsi Jawa Barat, Sumatera Utara, atau Papua. Pemimpinnya disebut Gubernur.

  • Negara: Seluruh wilayah dari Sabang sampai Merauke. Pemimpin tertingginya adalah Presiden.

Tabel Rangkuman Pemimpin Wilayah

Agar lebih mudah menghafal, kamu bisa melihat tabel di bawah ini:

Tingkat WilayahNama Pemimpin
RT (Rukun Tetangga)Ketua RT
RW (Rukun Warga)Ketua RW
DesaKepala Desa
KelurahanLurah
KecamatanCamat
KabupatenBupati
KotaWalikota
ProvinsiGubernur
NegaraPresiden

1. Hubungan Antara Bentang Alam dan Peluang Kerja

Setiap bentangan alam (permukaan bumi) memiliki ciri khas yang unik. Karakteristik inilah yang menyediakan “bahan baku” bagi manusia untuk bekerja. Hubungan ini disebut dengan interaksi manusia dan lingkungan .

2. Analisis Wilayah dan Jenis Pekerjaannya

Mari kita bedah berdasarkan empat wilayah utama:

A. Wilayah Pesisir (Pantai)

  • SDA yang tersedia: Ikan, kerang, garam, air laut, dan pemandangan indah.

  • Pekerjaan yang muncul: * Nelayan: Menangkap hasil laut.

    • Petani Garam: Memanfaatkan penguapan udara laut.

    • Pemandu Wisata: Memanfaatkan keindahan pantai.

    • Perajin Kerang: Mengolah limbah laut menjadi seni.

B. Wilayah Dataran Rendah

  • SDA yang tersedia: Lahan datar yang luas, tanah pinggiran, dan akses transportasi mudah.

  • Pekerjaan yang muncul:

    • Petani Padi: Karena air melimpah dan lahan luas.

    • Buruh Pabrik: Dataran rendah biasanya menjadi pusat industri karena akses distribusi yang mudah.

    • Karyawan Perkantoran: Pusat bisnis dan pemerintahan biasanya dibangun di lahan datar.

C.Wilayah Dataran Tinggi/Pegunungan

  • SDA yang tersedia: Suhu udara dingin, tanah vulkanik pinggiran kota, dan pemandangan hijau.

  • Pekerjaan yang muncul:

    • Petani Perkebunan: (Teh, kopi, cengkeh) yang membutuhkan suhu dingin.

    • Petani Sayur: (Wortel, kubis, brokoli).

    • Pengusaha Penginapan/Villa: Memanfaatkan udara segar untuk pariwisata.

D. Wilayah Hutan

  • SDA yang tersedia: Kayu, rotan, madu hutan, dan tanaman obat.

  • Pekerjaan yang muncul:

    • Penebang Kayu (Resmi/Legal): Mengolah kayu untuk furniture.

    • Pencari Madu/Rotan: mengambil hasil hutan non-kayu.

    • Polisi Hutan (Ranger): Menjaga kelestarian sumber daya tersebut.

3. Mengapa Pekerjaan Tersebut Muncul?

Ada tiga alasan utama yang menghubungkan SDA dengan pekerjaan:

  1. Ketersediaan Bahan Baku: Orang yang bekerja di tempat yang bahannya sudah ada agar biaya produksi murah.
  2. Kondisi Iklim: Pekerjaan luar ruangan (outdoor) sangat bergantung pada cuaca dan suhu setempat.

  3. Kebutuhan Pasar: Wisatawan yang datang ke gunung membutuhkan tempat tidur (Villa), maka muncul pekerjaan di bidang jasa perhotelan.


Latihan :

1.     1. Pemimpin terkecil di lingkungan tempat tinggal kita adalah...

a.      Ketua RW

b.      Ketua RT

c.       Lurah

2.   2.   Gabungan dari beberapa RT akan membentuk wilayah...

a.      RW

b.      Desa

c.       Kecamatan

3.     3. Pemimpin wilayah kabupaten disebut...

a.      Walikota

b.      Gubernur

c.       Bupati

4. Di daerah dataran tinggi yang berudara sejuk, sumber daya alam yang melimpah adalah perkebunan. Apa pekerjaan yang muncul karena adanya sumber daya tersebut? 

A. Petani garam 
B. Buruh pabrik tekstil 
C. Petani sayur dan teh 
D. Nahkoda kapal


5. Penduduk yang tinggal di wilayah pesisir pantai biasanya memanfaatkan sumber daya laut untuk bekerja. Manakah jenis pekerjaan yang paling sesuai dengan wilayah tersebut? 

A. Petani teh 
B. Nelayan 
C. Pemetik kopi 
D. Petani wortel


Kesimpulan:

Siswa mempelajari struktur tata kelola wilayah di Indonesia, mulai dari lingkungan terkecil yaitu RT dan RW, hingga tingkat tertinggi yakni Provinsi dan Negara. Selain memahami peran para pemimpin wilayah seperti Lurah, Camat, hingga Gubernur, siswa juga diajak menganalisis hubungan erat antara bentang alam dengan jenis pekerjaan masyarakat. Melalui ketersediaan bahan baku dan kondisi iklim di wilayah pesisir, dataran rendah, dataran tinggi, hingga hutan, siswa dapat memahami mengapa profesi setiap penduduk berbeda-beda sesuai dengan kekayaan alam di tempat tinggal mereka.

Penutup

"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."

Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar