Selasa, 03 Februari 2026

Rabu, 4 Februari 2026

         

 

Hari/Tanggal : Rabu, 4 Februari 2026

Fase/Kelas : B/ 3 A

Sekolah : SD Al Azhar 3 Bandar Lampung 

Pelajaran : B.Indonesia, MTK, IPAS, SBDP

Metode : diskusi, presentasi 

Media : Video Pembelajaran, LKPD

 

BAHASA INDONESIA

Capaian Pembelajaran:

Peserta didik mampu merangkai gagasan secara logis untuk menyampaikan pendapat sederhana terkait hal hal menarik di lingkungan sekitar.

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu mempraktikkan wawancara sederhana untuk mencari informasi.

Alur Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik melakukan simulasi praktek menyampaikan pendapat dalam sebuah diskusi kelompok dengan menerapkan seluruh kriteria (kata santun, gestur, dan intonasi).

Materi:




 

1. Apa Itu Diskusi Kelompok?

Diskusi kelompok adalah saat kita berkumpul bersama teman-teman untuk bertukar pikiran atau menyelesaikan sebuah masalah. Dalam diskusi, tidak ada jawaban yang salah selama kita punya alasan yang baik.

2. Mengapa Kita Harus Berpendapat?

  • Membantu kelompok menemukan ide-ide baru yang keren.

  • Melatih rasa percaya diri.

  • Belajar menghargai perbedaan ide antar teman.


3. Cara Menyampaikan Pendapat yang Baik

Agar teman-teman mau mendengarkan, kita harus menyampaikan pendapat dengan cara yang sopan. Gunakan rumus S-A-P (Sopan, Alasan, Pendengar):

  1. Sopan: Gunakan kata-kata yang santun dan suara yang jelas (tidak berteriak).

  2. Alasan: Berikan alasan kenapa kamu mengusulkan ide tersebut.

  3. Pendengar: Tunggu giliranmu. Jangan memotong saat teman sedang bicara.


4. Kalimat "khusus" untuk Berdiskusi

Kadang kita bingung harus mulai bicara dari mana. Kamu bisa gunakan kalimat-kalimat ini:

SituasiContoh Kalimat
Ingin memberi ide"Menurut saya, sebaiknya kita..."
Setuju dengan teman"Saya setuju dengan ide (Nama Teman) karena..."
Kurang setuju"Maaf, saya punya ide lain. Bagaimana kalau..."
Ingin bertanya"Bolehkan saya bertanya tentang maksud ide tadi?"

5. Aturan dalam Diskusi (Adab)

  • Angkat tangan jika ingin mulai berbicara.

  • Tatap mata teman yang sedang berbicara (menyimak).

  • Jangan mengejek pendapat teman yang berbeda.

  • Terima hasil keputusan bersama dengan lapang dada.

Ingat: Diskusi bukan tentang siapa yang menang atau kalah, tapi tentang mencari hasil terbaik untuk kelompok!


 

MTK

Capaian Pembelajaran :

Peserta Didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar (segi empat, segitiga, dll) mereka dapat menyusun dan berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika memungkinkan.

Tujuan Pembelajaran :

Peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar 

Alur Tujuan Pembelajaran

Peserta didik mampu menyusun berbagai bangun datar (segitiga dan segiempat) menjadi bentuk bangun datar baru.

- Peserta didik mempu mengurai sebuah bangun datar menjadi bangun datar sederhana dengan berbagai cara.

-Peserta didik mendemonstrasikan menyusun bangun datar dengan lebih satu cara melalui kegiatan pemecahan masalah.

Materi :

 


 

 

 

 

Mengenal Bangun Datar

1. Apa itu Bangun Datar?

Bangun datar adalah sebutan untuk bangun-bangun dua dimensi. Bangun datar adalah sebuah bidang datar yang dibatasi oleh garis lurus atau garis lengkung. Karena hanya dua dimensi, bangun datar hanya memiliki panjang dan lebar, tapi tidak memiliki tinggi atau tebal.


2. Jenis-Jenis Bangun Datar dan Cirinya

Mari kita pelajari beberapa bangun datar yang paling sering kita temui:

A. Persegi

Persegi adalah bangun datar yang memiliki 4 sisi yang sama panjang.

  • Ciri-ciri:
    • Memiliki 4 sisi (garis) yang panjangnya persis sama.
    • Memiliki 4 titik sudut (pojok).
  • Contoh benda: Ubin/lantai keramik, kertas lipat (origami), dan sisi dadu.

B. Persegi Panjang

Persegi panjang mirip dengan persegi, tapi dua sisi yang berhadapan lebih panjang dari dua sisi lainnya.

  • Ciri-ciri:
    • Memiliki 4 sisi.
    • Sisi yang berhadapan sama panjang.
    • Memiliki 4 titik sudut.
  • Contoh benda: Buku tulis, papan tulis, pintu, dan uang kertas.

C. Segitiga

Segitiga adalah bangun datar yang dibentuk oleh 3 buah garis.

  • Ciri-ciri:
    • Memiliki 3 sisi.
    • Memiliki 3 titik sudut.
  • Jenis segitiga: Ada segitiga sama sisi (semua sisi sama panjang), segitiga sama kaki (2 sisi sama panjang), dan segitiga siku-siku.
  • Contoh benda: Penggaris segitiga, potongan pizza, dan atap rumah.

D. Lingkaran

Lingkaran adalah bangun datar yang terbentuk dari satu garis lengkung yang saling bertemu.

  • Ciri-ciri:
    • Hanya memiliki 1 sisi lengkung.
    • Tidak memiliki titik sudut.
  • Contoh benda: Jam dinding, koin, roda sepeda, dan piring.

3. Komponen Bangun Datar

Untuk memahami bangun datar, kita perlu tahu dua istilah ini:

  1. Sisi: Garis-garis yang membentuk pinggiran bangun datar.
  2. Sudut: Titik pertemuan antara dua garis (ujung atau pojok).

4. Tabel Ringkasan

Nama Bangun

Jumlah Sisi

Jumlah Sudut

Persegi

4

4

Persegi Panjang

4

4

Segitiga

3

3

Lingkaran

1 (lengkung)

0


Latihan Soal :

  1. Apa bentuk permukaan buku paketmu?
  2. Apa bentuk dari uang koin lima ratus rupiah?
  3. Sebutkan benda di sekolahmu yang berbentuk lingkaran!

IPAS

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik dapat mengidentifikasi dan mengenal sejarah wilayah dan menjelaskan peran tugas di wilayah administrasi tempat tinggal (RT, RW, Kelurahan, Kecamatan, Kabupaten, Provinsi). 

Alur Tujuan Pembelajaran:

1. Peserta didik mampu mengidentifikasi berbagai jenis bentang alam (daratan dan perairan) yang ada di lingkungan sekitar melalui gambar atau peta.

2. Peserta didik dapat mengiventaris berbagai jenis profesi masyarakat yang umum ditemukan di daerah tempat tinggal.

Materi: 







1. Wilayah Terkecil: RT dan RW

Ini adalah lingkungan yang paling dekat denganmu. Biasanya, kamu akan sering melihat pemimpinnya saat ada acara warga atau pembagian surat administrasi.

  • RT (Rukun Tetangga): Kelompok terkecil yang terdiri dari beberapa rumah. Dipimpin oleh seorang Ketua RT.

  • RW (Rukun Warga): Gabungan dari beberapa RT. Dipimpin oleh seorang Ketua RW.


2. Tingkat Desa atau Kelurahan

Jika beberapa RW berkumpul, mereka membentuk sebuah Desa atau Kelurahan.

  • Desa: Biasanya berada di daerah pedesaan. Pemimpinnya disebut Kepala Desa (dipilih langsung oleh warga).

  • Kelurahan: Biasanya berada di daerah perkotaan. Pemimpinnya disebut Lurah (seorang Pegawai Negeri Sipil yang ditunjuk pemerintah).


3. Tingkat Kecamatan, Kabupaten, dan Kota

Sekarang tangganya naik lebih tinggi lagi!

  • Kecamatan: Gabungan dari banyak Desa atau Kelurahan. Pemimpinnya disebut Camat.

  • Kabupaten: Gabungan dari banyak Kecamatan. Pemimpinnya disebut Bupati.

  • Kota: Mirip dengan Kabupaten, tapi biasanya wilayahnya lebih padat dan modern. Pemimpinnya disebut Walikota.


4. Tingkat Provinsi dan Negara

Ini adalah tingkatan yang paling luas di daerah dan di pusat.

  • Provinsi: Gabungan dari banyak Kabupaten dan Kota. Contohnya: Provinsi Jawa Barat, Sumatera Utara, atau Papua. Pemimpinnya disebut Gubernur.

  • Negara: Seluruh wilayah dari Sabang sampai Merauke. Pemimpin tertingginya adalah Presiden.


Tabel Rangkuman Pemimpin Wilayah

Agar lebih mudah menghafal, kamu bisa melihat tabel di bawah ini:

Tingkat WilayahNama Pemimpin
RT (Rukun Tetangga)Ketua RT
RW (Rukun Warga)Ketua RW
DesaKepala Desa
KelurahanLurah
KecamatanCamat
KabupatenBupati
KotaWalikota
ProvinsiGubernur
NegaraPresiden
Latihan :

1.     1. Pemimpin terkecil di lingkungan tempat tinggal kita adalah...

a.      Ketua RW

b.      Ketua RT

c.       Lurah

2.   2.   Gabungan dari beberapa RT akan membentuk wilayah...

a.      RW

b.      Desa

c.       Kecamatan

3.     3. Pemimpin wilayah kabupaten disebut...

a.      Walikota

b.      Gubernur

c.       Bupati

4.      4. Wilayah kelurahan biasanya dipimpin oleh seorang...

a.      Kepala Desa

b.      Lurah

c.       Camat

5.     5. Jika beberapa desa atau kelurahan bergabung, maka akan membentuk                    wilayah...

a.      Kabupaten

b.      Provinsi

c.       Kecamatan


SBDP

Tujuan Pembelajaran:

Peserta didik mampu membuat karya berdasarkan pengalaman pribadi.

Alur Tujuan Pembelajaran:

-Peserta didik dapat mewarnai dan menyelesaikan karya seni 2D atau 3D dengan menggunakan unsur garis, warna, dan bentuk secara kreatif 

-Peserta didik dapat mempresentasikan hasil karya dengan pengalaman pribadinya


Materi :




1. Unsur-Unsur Dasar Seni Rupa

Sebelum membuat karya yang bagus, kita harus mengenal "bumbu-bumbu" seninya dulu:

A. Garis

Garis adalah goresan dari satu titik ke titik lain. Garis bisa memberikan perasaan yang berbeda-beda, lho!

  • Garis Lurus: Memberi kesan tegak dan kuat.

  • Garis Lengkung: Memberi kesan luwes dan lembut.

  • Garis Zig-zag: Memberi kesan semangat atau tajam.

  • Garis Gelombang: Memberi kesan tenang seperti air.

B. Warna

Warna membuat karya kita jadi lebih hidup.

  • Warna Primer: Warna dasar yang tidak bisa dibuat dari campuran warna lain (Merah, Kuning, Biru).

  • Warna Sekunder: Campuran dari warna primer. Contohnya: Hijau (Biru + Kuning), Oranye (Merah + Kuning), dan Ungu (Merah + Biru).

C. Bentuk

Bentuk adalah hasil dari garis yang bertemu.

  • Bentuk Geometris: Bentuk yang beraturan seperti lingkaran, segitiga, dan persegi.

  • Bentuk Non-Geometris (Organis): Bentuk bebas seperti bentuk daun, awan, atau hewan.


2. Karya Seni 2 Dimensi (2D)

Karya seni 2 dimensi adalah karya yang hanya memiliki dua sisi, yaitu panjang dan lebar. Karya ini hanya bisa dilihat dari satu arah (depan).

  • Ciri-ciri: Datar dan tidak punya ruang/ketebalan.

  • Contoh:

    • Gambar atau lukisan di buku gambar.

    • Foto.

    • Poster.

    • Mozaik (menempel potongan kertas/biji-bijian di bidang datar).


3. Karya Seni 3 Dimensi (3D)

Karya seni 3 dimensi adalah karya yang memiliki tiga sisi, yaitu panjang, lebar, dan tinggi (volume). Karya ini punya isi dan bisa dilihat dari segala arah (depan, belakang, samping).

  • Ciri-ciri: Bisa disentuh teksturnya dan menempati ruangan.

  • Contoh:

    • Patung.

    • Vas bunga atau gerabah.

    • Gantungan kunci.

    • Mainan dari plastisin atau lempung terigu.


* Perbedaan Singkat 2D vs 3D

PembedaKarya 2 Dimensi (2D)Karya 3 Dimensi (3D)
DimensiPanjang dan LebarPanjang, Lebar, dan Tinggi
Sudut PandangSatu arah (depan saja)Segala arah (depan, belakang, samping)
RuangDatarMemiliki volume/isi
ContohLukisan, GambarPatung, Vas Bunga
Latihan :
1.

Karya seni rupa yang hanya memiliki dimensi panjang dan lebar sehingga hanya dapat dilihat dari satu arah disebut karya...

A.

3 Dimensi

B.

4 Dimensi

C.

1 Dimensi

D. 2 Dimensi 





2.

Berikut ini yang merupakan contoh benda seni rupa 3 dimensi adalah...

A.

Foto keluarga

B.

Poster lingkungan

C.

Lukisan pemandangan

D.

Patung pahlawan


3.

Garis yang memberikan kesan tenang, luas, dan sedang beristirahat adalah...

A.

Garis lengkung

B.

Garis zig-zag

C.

Garis tegak (vertikal)

D.

Garis datar (horizontal)


4.

Kelompok warna primer atau warna dasar terdiri dari...

A.

Merah, Kuning, Biru

B.

Merah Muda, Hijau, Biru

C.

Hijau, Jingga, Ungu

D.

Hitam, Putih, Cokelat


5.

Manakah pernyataan yang paling tepat mengenai perbedaan antara gambar bola (2D) dengan bola kasti asli (3D)?

A.

Gambar bola hanya memiliki luas, sedangkan bola kasti memiliki volume.

B.

Gambar bola memiliki tinggi, sedangkan bola kasti tidak.

C.

Gambar bola memiliki berat, sedangkan bola kasti tidak.

D.

Keduanya hanya bisa dilihat dari satu arah saja.

 

Kesimpulan

 

Penutup

"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."

Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Tidak ada komentar:

Posting Komentar