Hari/Tanggal : Kamis, 11 Februari 2026
Fase/Kelas : B/ 3 A
Sekolah : SD Al Azhar 3 Bandar Lampung
Pelajaran : PKN, SBDP, MTK
Metode : diskusi, presentasi
Media : Video Pembelajaran, LKPD
PENDIDIKAN PANCASILA
Capaian Pembelajaran:
Peserta didik membedakan dan menghargai identitas diri, keluarga, dan teman-temannya sesuai budaya, suku bangsa, bahasa, agama dan kepercayaannya di lingkungan rumah, sekolah, dan masyarakat.
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu membedakan keragaman identitas teman teman di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Alur Tujuan Pembelajaran:
-Peserta didik mampu menjelaskan tiap perbedaan karakter merupakan keunikan yang di anugerahkan dari allah SWT.
-Peserta didik dapat menunjukan perilaku menghargai di tengah perbedaan karakteristik dalam kegiatan kelompok
Materi:
1. Apa Itu Identitas?
Identitas adalah ciri-ciri khusus yang dimiliki oleh seseorang. Identitas inilah yang membuat kita unik dan berbeda dari orang lain. Bayangkan jika semua orang di dunia wajah dan sifatnya sama, pasti membosankan, bukan?
2. Jenis-Jenis Keragaman Identitas
Ada dua jenis identitas yang bisa kita kenali pada teman-teman di sekitar kita:
A. Identitas Fisik (Yang Terlihat)
Warna Kulit: Ada yang kuning langsat, sawo matang, atau putih.
Jenis Rambut: Ada yang lurus, ikal, atau keriting.
Bentuk Tubuh: Ada yang tinggi, pendek, kurus, atau berisi.
B. Identitas Non-Fisik (Yang Tidak Terlihat Langsung)
Suku Bangsa: Ada teman dari suku Jawa, Sunda, Minang, Papua, dan lainnya.
Agama: Di Indonesia ada Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Khonghucu.
Hobi: Ada yang suka menggambar, ada yang jago main bola.
Sifat: Ada yang pemberani, ada yang pemalu, ada yang lucu.
3. Menggunakan Kata Sifat untuk Menjelaskan Identitas
Dalam Bahasa Indonesia, kita menggunakan Kata Sifat untuk menceritakan identitas seseorang.
Contoh Kalimat:
"Rani memiliki rambut keriting dan kulit sawo matang."
"Budi adalah anak yang ramah dan suka menolong."
"Made berasal dari Bali, ia sangat pandai menari."
4. Mengapa Kita Harus Menghargai Keragaman?
Indonesia memiliki semboyan "Bhinneka Tunggal Ika", yang artinya berbeda-beda tetapi tetap satu. Menghargai keragaman membuat kita:
Punya banyak teman.
Hidup dengan rukun dan damai (tidak bertengkar).
Bisa saling belajar hal baru (misalnya belajar bahasa daerah teman).
5. Sikap yang Baik terhadap Perbedaan
| Sikap yang BOLEH Dilakukan | Sikap yang TIDAK BOLEH Dilakukan |
| Bermain dengan siapa saja tanpa pilih-pilih. | Mengejek warna kulit atau bentuk tubuh teman. |
| Memuji kelebihan teman. | Memaksa teman mengikuti hobi kita. |
| Menghormati saat teman beribadah. | Menjauhi teman karena suku yang berbeda. |
LATIHAN :
1. 1. Setiap orang memiliki ciri fisik yang berbeda, seperti warna kulit dan bentuk rambut. Perbedaan ini disebut sebagai keragaman...
A. Sifat B. Identitas fisik C. Kegemaran D. Alamat
2. 2. Siti berasal dari suku Jawa, sedangkan Lani berasal dari suku Tionghoa. Meskipun berbeda suku, mereka harus tetap..
A. Bermusuhan B. Saling menghargai C. Pilih-pilih teman D. Tidak mau menyapa
3. 3. Edo sangat suka bermain sepak bola, sementara Dayu lebih suka menggambar. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan dalam hal...
A. Suku bangsa B. Agama C. Hobi atau kegemaran D. Bentuk tubuh
4. 4. Contoh identitas diri yang biasanya tercantum dalam kartu pelajar atau akta kelahiran adalah...
A. Makanan kesukaan B. Nama lengkap dan tanggal lahir C. Nama mainan favorit
D. Warna baju yang dipakai hari ini
5. 6. Di sekolah, kita memiliki teman yang memeluk agama berbeda dengan kita. Sikap yang benar saat teman sedang beribadah adalah...
A. Mengajaknya bermain B. Membuat kegaduhan di dekatnya C. Menghormati dan tidak mengganggunya D. Memintanya berhenti beribadah
MTK
Capaian Pembelajaran :
Peserta Didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar (segi empat, segitiga, dll) mereka dapat menyusun dan berbagai bangun datar dengan lebih dari satu cara jika memungkinkan.
Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar
Alur Tujuan Pembelajaran
- Peserta didik mampu menyusun berbagai bangun datar (segitiga dan segiempat) menjadi bentuk bangun datar baru.
- Peserta didik mempu mengurai sebuah bangun datar menjadi bangun datar sederhana dengan berbagai cara.
-Peserta didik mendemonstrasikan menyusun bangun datar dengan lebih satu cara melalui kegiatan pemecahan masalah.
Materi :
Mengenal Bangun Datar
1. Apa itu Bangun Datar?
Bangun datar adalah sebutan untuk bangun-bangun dua dimensi. Bangun datar adalah sebuah bidang datar yang dibatasi oleh garis lurus atau garis lengkung. Karena hanya dua dimensi, bangun datar hanya memiliki panjang dan lebar, tapi tidak memiliki tinggi atau tebal.
2. Jenis-Jenis Bangun Datar dan Cirinya
Mari kita pelajari beberapa bangun datar yang paling sering kita temui:
A. Persegi
Persegi adalah bangun datar yang memiliki 4 sisi yang sama panjang.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 4 sisi (garis) yang panjangnya persis sama.
- Memiliki 4 titik sudut (pojok).
- Contoh benda: Ubin/lantai keramik, kertas lipat (origami), dan sisi dadu.
B. Persegi Panjang
Persegi panjang mirip dengan persegi, tapi dua sisi yang berhadapan lebih panjang dari dua sisi lainnya.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 4 sisi.
- Sisi yang berhadapan sama panjang.
- Memiliki 4 titik sudut.
- Contoh benda: Buku tulis, papan tulis, pintu, dan uang kertas.
C. Segitiga
Segitiga adalah bangun datar yang dibentuk oleh 3 buah garis.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 3 sisi.
- Memiliki 3 titik sudut.
- Jenis segitiga: Ada segitiga sama sisi (semua sisi sama panjang), segitiga sama kaki (2 sisi sama panjang), dan segitiga siku-siku.
- Contoh benda: Penggaris segitiga, potongan pizza, dan atap rumah.
D. Lingkaran
Lingkaran adalah bangun datar yang terbentuk dari satu garis lengkung yang saling bertemu.
- Ciri-ciri:
- Hanya memiliki 1 sisi lengkung.
- Tidak memiliki titik sudut.
- Contoh benda: Jam dinding, koin, roda sepeda, dan piring.
3. Komponen Bangun Datar
Untuk memahami bangun datar, kita perlu tahu dua istilah ini:
- Sisi: Garis-garis yang membentuk pinggiran bangun datar.
- Sudut: Titik pertemuan antara dua garis (ujung atau pojok).
4. Tabel Ringkasan
Nama Bangun | Jumlah Sisi | Jumlah Sudut |
Persegi | 4 | 4 |
Persegi Panjang | 4 | 4 |
Segitiga | 3 | 3 |
Lingkaran | 1 (lengkung) | 0 |
Latihan Soal :
- Apa bentuk permukaan buku paketmu?
- Apa bentuk dari uang koin lima ratus rupiah?
- Sebutkan benda di sekolahmu yang berbentuk lingkaran!
SBDPTujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menceritakan ide atau perasaan yang dituangkan dalam karya cetak
Alur Tujuan Pembelajaran:
-Peserta didik dapat mengeksplorasi dan mengenal berbagai jenis cetak bahan alam dan buatan yang ada di sekitar rumah/sekolah
Materi :
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menceritakan ide atau perasaan yang dituangkan dalam karya cetak
Alur Tujuan Pembelajaran:
-Peserta didik dapat mengeksplorasi dan mengenal berbagai jenis cetak bahan alam dan buatan yang ada di sekitar rumah/sekolah
Materi :
Materi: Karya Seni Teknik Cetak (Seni Rupa Kelas 3 SD)
1. Pengertian Teknik Cetak Teknik cetak adalah salah satu cara membuat karya seni rupa dengan cara memindahkan gambar dari sebuah alat cetak ke bidang gambar (seperti kertas atau kain). Kelebihan teknik ini adalah kita bisa membuat gambar yang sama secara berulang-ulang dengan cepat.
2. Alat dan Bahan Sederhana Untuk membuat cetakan sederhana, kita bisa menggunakan bahan-bahan di sekitar kita:
Bahan Alam: Pelepah pisang, potongan wortel, kentang, belimbing, atau daun-daunan.
Bahan Buatan: Tutup botol, kelereng, spons, atau cetakan plastik.
Pewarna: Cat air, cat poster, atau tinta bak.
Bidang Gambar: Kertas gambar, buku gambar, atau kain polos.
3. Cara Melakukan Teknik Cetak Sederhana
Siapkan bahan yang akan dijadikan alat cetak (misalnya belimbing yang dipotong).
Siapkan cat di atas wadah datar.
Tempelkan permukaan belimbing ke dalam cat.
Tekan atau tempelkan belimbing tersebut ke atas kertas gambar.
Angkat perlahan, maka motif bintang akan terbentuk di kertas.
Soal
Membuat karya seni dengan cara memindahkan gambar dari cetakan ke kertas disebut teknik... A. Lukis B. Cetak C. Tempel D. Lipat
Keuntungan menggunakan teknik cetak adalah kita dapat menghasilkan gambar yang sama dalam jumlah... B. Banyak B. Sedikit C. Satu saja D. Tidak terbatas
Bahan alam yang berbentuk seperti bintang saat dipotong dan bisa digunakan untuk mencetakan adalah... A. Pelepah pisang B. Wortel C. Buah belimbing D. Daun jati
Di bawah ini yang merupakan bahan buatan untuk melakukan teknik cetak sederhana adalah... A. Kentang B. Tutup botol C. Ubi D. Bawang merah
Alat yang digunakan untuk memberikan warna pada teknik cetak sederhana adalah... A. Pensil warna B. Krayon C. Cat air atau tinta D. Spidol kering
Kesimpulan
Pembelajaran ini mengajak siswa menghargai keragaman identitas (Pendidikan Pancasila) sebagai keunikan yang harus dihormati demi kerukunan. Secara logika, siswa mengenal ciri-ciri bangun datar (Matematika) seperti sisi dan sudut pada benda di sekitar. Pemahaman bentuk ini kemudian dipraktikkan melalui teknik cetak (SBdP) menggunakan bahan alam dan buatan untuk menciptakan karya seni yang kreatif dan berulang.
Penutup
"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."
Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar