Nama Guru: Upik Zulaiha, S.Pd.
Mata Pelajaran : Pendidikan Pnacasila, SBDP, Matematika
Hari/Tanggal : Kamis, 5 Maret 2026
Fase/Kelas : B/ 3 A
Sekolah : SD Al Azhar 3 Bandar Lampung
Materi:
(pendidikan pancasila) Keragaman suku bangsa, pakaian, rumah, bahasa, dan lagu daerah
(SBDP) Teknis Cetak stempel
(MTK) Unsur-unsur Bangun Datar
Metode : diskusi, presentasi
Media : Video Pembelajaran, LKPD
Pendidikan Pancasila
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menunjukkan sikap menghargai terhadap perbedaan budaya, agama, dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
Materi:
Indonesia adalah negara kepulauan . Karena terpisah oleh laut, setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing. Inilah yang kita sebut sebagai kekayaan bangsa.
Tujuan Pembelajaran:
Peserta didik mampu menunjukkan sikap menghargai terhadap perbedaan budaya, agama, dan kepercayaan di lingkungan rumah dan sekolah.
Materi:
Indonesia adalah negara kepulauan . Karena terpisah oleh laut, setiap daerah memiliki ciri khasnya masing-masing. Inilah yang kita sebut sebagai kekayaan bangsa.
1. Apa itu Suku Bangsa?
Suku bangsa adalah kelompok masyarakat yang memiliki kesamaan asal-usul, adat istiadat, dan budaya. Di Indonesia, ada lebih dari 1.300 suku bangsa!
Contoh Suku Bangsa di Indonesia:
Pulau Sumatra: Suku Batak, Minangkabau, Aceh, Melayu.
Pulau Jawa: Suku Jawa, Sunda, Betawi, Madura.
Pulau Bali & Nusa Tenggara: Suku Bali, Sasak, Bima.
Pulau Kalimantan: Suku Dayak, Banjar, Kutai.
Pulau Sulawesi: Suku Bugis, Makassar, Toraja, Minahasa.
Pulau Papua: Suku Asmat, Dani, Arfak.
Pulau Sumatra: Suku Batak, Minangkabau, Aceh, Melayu.
Pulau Jawa: Suku Jawa, Sunda, Betawi, Madura.
Pulau Bali & Nusa Tenggara: Suku Bali, Sasak, Bima.
Pulau Kalimantan: Suku Dayak, Banjar, Kutai.
Pulau Sulawesi: Suku Bugis, Makassar, Toraja, Minahasa.
Pulau Papua: Suku Asmat, Dani, Arfak.
2. Keberagaman Bahasa Daerah
Setiap suku biasanya memiliki bahasa sendiri untuk berkomunikasi. Meski kita punya Bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan, bahasa daerah tetap harus kita lestarikan.
Suku Bangsa Contoh Kata (Apa Kabar / Terima Kasih) Minggu Damang? / Hatur Nuhun Jawa Pripun kabare? / Matur Nuwun Batak Aha kabar? / Mauliate Papua Narobil? / Amanai
🏠 Keberagaman di Lingkungan Rumah & Sekolah
Kita tidak perlu pergi jauh untuk melihat perbedaan. Coba perhatikan teman atau tetanggamu:
Di Rumah: Mungkin Ayah berasal dari suku Jawa dan Ibu dari suku Minang. Di meja makan, mungkin ada rendang sekaligus gudeg. Itulah keberagaman!
Di Sekolah: Teman sebangkumu mungkin berbicara dengan logat yang berbeda atau merayakan hari raya yang berbeda (seperti Idul Fitri, Natal, Nyepi, atau Waisak).
Di Rumah: Mungkin Ayah berasal dari suku Jawa dan Ibu dari suku Minang. Di meja makan, mungkin ada rendang sekaligus gudeg. Itulah keberagaman!
Di Sekolah: Teman sebangkumu mungkin berbicara dengan logat yang berbeda atau merayakan hari raya yang berbeda (seperti Idul Fitri, Natal, Nyepi, atau Waisak).
🤝 Sikap Menghargai Perbedaan (Toleransi)
Tujuan utama kita belajar tentang suku bangsa bukan untuk membeda-bedakan, tapi untuk menghargai . Sesuai dengan semboyan kita: Bhinneka Tunggal Ika (Berbeda-beda tetapi tetap satu jua).
Cara menunjukkan sikap menghargai:
Berteman dengan siapa saja: Tidak memilih teman hanya karena suku atau agamanya sama.
Menghormati ibadah orang lain: Tidak berisik saat teman atau tetangga sedang beribadah.
Mau belajar: Tertarik mencoba makanan daerah lain atau mempelajari tarian tradisional teman.
Tidak mengejek: Tidak ada niat untuk logat pembicaraan atau warna kulit orang lain.
“Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tapi alasan untuk saling melengkapi.”
Berteman dengan siapa saja: Tidak memilih teman hanya karena suku atau agamanya sama.
Menghormati ibadah orang lain: Tidak berisik saat teman atau tetangga sedang beribadah.
Mau belajar: Tertarik mencoba makanan daerah lain atau mempelajari tarian tradisional teman.
Tidak mengejek: Tidak ada niat untuk logat pembicaraan atau warna kulit orang lain.
“Perbedaan bukan alasan untuk terpecah, tapi alasan untuk saling melengkapi.”
📝 Aktivitas Detektif Budaya
Coba tanyakan kepada 3 teman sekelasmu:
Dari suku mana orang tua mereka berasal?
Apa satu kata bahasa daerah yang mereka ketahui?
Dari suku mana orang tua mereka berasal?
Apa satu kata bahasa daerah yang mereka ketahui?
SBDP
Tujuan Pembelajaran :
menerapkan menggunakan alat dan bahan dari lingkungan sekitar untuk membuat karya 2D atau 3D. MATERI
Dalam dunia seni rupa, karya seni dibedakan menjadi dua jenis utama berdasarkan bentuk dan dimensinya, yaitu karya dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D).
MATERI
Dalam dunia seni rupa, karya seni dibedakan menjadi dua jenis utama berdasarkan bentuk dan dimensinya, yaitu karya dua dimensi (2D) dan tiga dimensi (3D).
1. Karya Seni Dua Dimensi (2D)
Karya seni dua dimensi adalah karya seni yang hanya memiliki dua ukuran, yaitu panjang and lebar. Karya ini hanya bisa dilihat dari satu arah, yaitu dari depan.
Ciri-ciri:
Hanya memiliki panjang dan lebar.
Menempati bidang datar (seperti kertas atau kanvas).
Tidak memiliki ruang atau volume (tidak bisa dipegang isinya).
Contoh:
Gambar atau lukisan.
Foto.
Poster.
Batik atau kain tenun.
Ciri-ciri:
Hanya memiliki panjang dan lebar.
Menempati bidang datar (seperti kertas atau kanvas).
Tidak memiliki ruang atau volume (tidak bisa dipegang isinya).
Contoh:
Gambar atau lukisan.
Foto.
Poster.
Batik atau kain tenun.
2. Karya Seni Tiga Dimensi (3D)
Karya seni tiga dimensi adalah karya seni yang memiliki tiga ukuran, yaitu panjang, lebar, dan tinggi (volume). Karya ini memiliki rongga atau isi, sehingga bisa dilihat dari berbagai arah (depan, belakang, samping, dan atas).
Ciri-ciri:
Memiliki panjang, lebar, dan tinggi.
Memiliki volume atau isi.
Menempati ruang.
Bisa dilihat dari segala arah.
Contoh:
Patung.
Gerabah (vas bunga, kendi dari tanah liat).
Miniatur bangunan.
Meja dan kursi kayu yang diukir.
Ciri-ciri:
Memiliki panjang, lebar, dan tinggi.
Memiliki volume atau isi.
Menempati ruang.
Bisa dilihat dari segala arah.
Contoh:
Patung.
Gerabah (vas bunga, kendi dari tanah liat).
Miniatur bangunan.
Meja dan kursi kayu yang diukir.
Tabel Perbedaan 2D dan 3D
Pembeda Karya 2 Dimensi (2D) Karya 3 Dimensi (3D) Ukuran Panjang dan Lebar Panjang, Lebar, dan Tinggi Sudut Pandang Hanya satu arah (depan) Dari segala arah Volume/Isi Tidak punya Punya (berisi) Contoh Media Kertas, Kanvas Tanah liat, Kayu, Batu
Unsur-Unsur Utama dalam Karya Seni
Untuk membuat karya 2D maupun 3D yang indah, kita perlu memperhatikan unsur-unsur berikut:Titik: Unsur paling dasar.
Garis: Gabungan dari titik-titik (lurus, lengkung, zig-zag).
Bidang: Pertemuan ujung garis (lingkaran, segitiga, persegi).
Warna: Memberikan kesan hidup pada karya.
Tekstur: Sifat permukaan benda (halus atau kasar).
Soal Latihan1. Apa perbedaan utama antara karya seni 2D dan 3D jika dilihat dari jumlah ukurannya?2. Sebutkan 2 contoh benda yang termasuk ke dalam karya seni tiga dimensi (3D)!3. Apa nama unsur seni rupa yang merupakan gabungan dari titik-titik dan bisa berbentuk lurus atau lengkung?MTK
Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar
Materi :
Mengenal Bangun Datar
1. Apa itu Bangun Datar?
Bangun datar adalah sebutan untuk bangun-bangun dua dimensi. Bangun datar adalah sebuah bidang datar yang dibatasi oleh garis lurus atau garis lengkung. Karena hanya dua dimensi, bangun datar hanya memiliki panjang dan lebar, tapi tidak memiliki tinggi atau tebal.
2. Jenis-Jenis Bangun Datar dan Cirinya
Mari kita pelajari beberapa bangun datar yang paling sering kita temui:
A. Persegi
Persegi adalah bangun datar yang memiliki 4 sisi yang sama panjang.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 4 sisi (garis) yang panjangnya persis sama.
- Memiliki 4 titik sudut (pojok).
- Contoh benda: Ubin/lantai keramik, kertas lipat (origami), dan sisi dadu.
B. Persegi Panjang
Persegi panjang mirip dengan persegi, tapi dua sisi yang berhadapan lebih panjang dari dua sisi lainnya.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 4 sisi.
- Sisi yang berhadapan sama panjang.
- Memiliki 4 titik sudut.
- Contoh benda: Buku tulis, papan tulis, pintu, dan uang kertas.
C. Segitiga
Segitiga adalah bangun datar yang dibentuk oleh 3 buah garis.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 3 sisi.
- Memiliki 3 titik sudut.
- Jenis segitiga: Ada segitiga sama sisi (semua sisi sama panjang), segitiga sama kaki (2 sisi sama panjang), dan segitiga siku-siku.
- Contoh benda: Penggaris segitiga, potongan pizza, dan atap rumah.
D. Lingkaran
Lingkaran adalah bangun datar yang terbentuk dari satu garis lengkung yang saling bertemu.
- Ciri-ciri:
- Hanya memiliki 1 sisi lengkung.
- Tidak memiliki titik sudut.
- Contoh benda: Jam dinding, koin, roda sepeda, dan piring.
3. Komponen Bangun Datar
Untuk memahami bangun datar, kita perlu tahu dua istilah ini:
- Sisi: Garis-garis yang membentuk pinggiran bangun datar.
- Sudut: Titik pertemuan antara dua garis (ujung atau pojok).
4. Tabel Ringkasan
Nama Bangun
Jumlah Sisi
Jumlah Sudut
Persegi
4
4
Persegi Panjang
4
4
Segitiga
3
3
Lingkaran
1 (lengkung)
0
Latihan Soal :
- Apa bentuk permukaan buku paketmu?
- Apa bentuk dari uang koin lima ratus rupiah?
- Sebutkan benda di sekolahmu yang berbentuk lingkaran!
Titik: Unsur paling dasar.
Garis: Gabungan dari titik-titik (lurus, lengkung, zig-zag).
Bidang: Pertemuan ujung garis (lingkaran, segitiga, persegi).
Warna: Memberikan kesan hidup pada karya.
Tekstur: Sifat permukaan benda (halus atau kasar).
MTK
Tujuan Pembelajaran :
Peserta didik dapat mendeskripsikan ciri berbagai bentuk bangun datar
Materi :
Mengenal Bangun Datar
1. Apa itu Bangun Datar?
Bangun datar adalah sebutan untuk bangun-bangun dua dimensi. Bangun datar adalah sebuah bidang datar yang dibatasi oleh garis lurus atau garis lengkung. Karena hanya dua dimensi, bangun datar hanya memiliki panjang dan lebar, tapi tidak memiliki tinggi atau tebal.
2. Jenis-Jenis Bangun Datar dan Cirinya
Mari kita pelajari beberapa bangun datar yang paling sering kita temui:
A. Persegi
Persegi adalah bangun datar yang memiliki 4 sisi yang sama panjang.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 4 sisi (garis) yang panjangnya persis sama.
- Memiliki 4 titik sudut (pojok).
- Contoh benda: Ubin/lantai keramik, kertas lipat (origami), dan sisi dadu.
B. Persegi Panjang
Persegi panjang mirip dengan persegi, tapi dua sisi yang berhadapan lebih panjang dari dua sisi lainnya.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 4 sisi.
- Sisi yang berhadapan sama panjang.
- Memiliki 4 titik sudut.
- Contoh benda: Buku tulis, papan tulis, pintu, dan uang kertas.
C. Segitiga
Segitiga adalah bangun datar yang dibentuk oleh 3 buah garis.
- Ciri-ciri:
- Memiliki 3 sisi.
- Memiliki 3 titik sudut.
- Jenis segitiga: Ada segitiga sama sisi (semua sisi sama panjang), segitiga sama kaki (2 sisi sama panjang), dan segitiga siku-siku.
- Contoh benda: Penggaris segitiga, potongan pizza, dan atap rumah.
D. Lingkaran
Lingkaran adalah bangun datar yang terbentuk dari satu garis lengkung yang saling bertemu.
- Ciri-ciri:
- Hanya memiliki 1 sisi lengkung.
- Tidak memiliki titik sudut.
- Contoh benda: Jam dinding, koin, roda sepeda, dan piring.
3. Komponen Bangun Datar
Untuk memahami bangun datar, kita perlu tahu dua istilah ini:
- Sisi: Garis-garis yang membentuk pinggiran bangun datar.
- Sudut: Titik pertemuan antara dua garis (ujung atau pojok).
4. Tabel Ringkasan
Nama Bangun | Jumlah Sisi | Jumlah Sudut |
Persegi | 4 | 4 |
Persegi Panjang | 4 | 4 |
Segitiga | 3 | 3 |
Lingkaran | 1 (lengkung) | 0 |
Latihan Soal :
- Apa bentuk permukaan buku paketmu?
- Apa bentuk dari uang koin lima ratus rupiah?
- Sebutkan benda di sekolahmu yang berbentuk lingkaran!
Refleksi/Kesimpulan:
Penutup
"Hari ini adalah langkah pertama menuju masa depanmu. Jangan takut untuk mencoba, jangan ragu untuk bertanya, dan jangan malu untuk belajar. Setiap hal besar dimulai dari keberanian kecil di hari pertama. Ayo semangat! Sekolah bukan hanya tempat belajar, tapi juga tempat bertumbuh dan bermimpi."
Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Wassalammualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Tidak ada komentar:
Posting Komentar